Menjamin Tidak Munculkan PHK dari Pola Penerapan Merger 3 Bank BUMN Syariah
Menjamin tidak munculkan Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK karyawan perbankan dari pola penerapan merger 3 Bank BUMN Syariah, Himbara.
TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Menjamin tidak munculkan Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK karyawan perbankan dari pola penerapan merger 3 Bank BUMN Syariah, Himbara.
Melihat kebijakan itu, PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) mendukung langkah pemerintah dalam menyatukan ketiga bank syariah milik Himbara.
Yakni PT Bank BRI Syariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah.
Manajemen Mandiri Syariah menyatakan kesiapannya bersinergi untuk menciptakan bank syariah Indonesia yang modern dan inovatif berskala global.
Baca Juga: Tahun Ini Pengadilan Negeri Tenggarong Menerima Banyak Perkara Pengajuan Perceraian dari Wanita
Baca Juga: Kecelakaan Maut Daerah Taman Tiga Generasi Balikpapan, 1 Orang Tewas, Diduga Ada yang Tenggak Miras
Baca Juga: Kondisi Fasilitas Umum Dermaga Apung Sambaliung Berau Buruk, Bocor Nyaris Tenggelam di Dasar Sungai
Selama proses integrasi maupun setelah integrasi, ketiga bank syariah dan para pemegang saham menjamin tidak akan ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
"Sementara, bagi para nasabah, merger ini belum berlaku efektif," kata Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari, Rabu (14/10/2020).
Menurut dia, penandatanganan Conditional Merger Agreement (CMA) bersama PT Bank BRI Syariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah merupakan langkah awal dari proses merger.
“Nasabah tidak perlu khawatir, kami memastikan layanan dan operasional untuk nasabah pun akan tetap berjalan berdasar pemenuhan kebutuhan nasabah (customer centric).
Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Samarinda, Rapid Test 100 Relawan Lebih, Sasar yang di Garda Terdepan
Baca Juga: Cara Bikin Tubuh Tetap Bugar Selama WFH Kala Pandemi Corona ala Lembaga Anti Doping Indonesia
Baca Juga: Kegunaan Pakai Masker, Mahfud MD Ingatkan untuk Tidak Diserang dan Pindahkan Corona ke Orang Lain
"Tidak ada perubahan pada operasional, kebutuhan nasabah tetap menjadi prioritas dan pelayanan akan tetap kami berikan secara optimal,” kata Toni.