Camat Palaran Duga Aksi Warga Tanam Pohon di Sepanjang Jalan Bukuan Ditunggangi
Tak hanya menanam pohon, spanduk bertuliskan sindiran juga terpasang, diduga kuat aksi protes ini tidak murni dilakukan oleh warga.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Aksi protes warga Kelurahan Bukuan tepatnya di Jalan Delima RT 1 Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, yang di tanami pohon pisang dan pinang di sepanjang jalan, Senin (19/10/2020) malam sekitar pukul 23.30 WITA lalu.
Tak hanya menanam pohon, spanduk bertuliskan sindiran juga terpasang, diduga kuat aksi protes ini tidak murni dilakukan oleh warga.
Adanya indikasi ditunggangi aksi warga ini, jauh tercium oleh Kecamatan Palaran, bahkan sebelum aksi tanam pohon di sepanjang jalan berlangsung.
Baca Juga: Hampir Rampung, Pembangunan Jembatan Pulau Balang Tinggal Tunggu Akses Jalan Penghubung
Baca Juga: Tegas! Pemkab Kubar Wajibkan Pelaku Perjalanan dari Zona Merah Covid-19 Wajib Isolasi Mandiri
Baca Juga: Pemkab Kubar Siapkan Lahan Pemakaman Khusus Pasien Covid-19, Jaraknya 6 Km dari Jalan Utama
Terkait indikasi itu pihak Kecamatan Palaran tengah mendalami dan telah meminta pihak kepolisian memantau oknum warga yang disinyalir menjadi otak aksi itu.
"Dari Kelurahan, LPM dan kami sendiri, padahal tidak tinggal diam (terkait jalan rusak). Upaya mendesak perbaikan jalan melalui APBD Perubahan sudah dilakukan. Bahkan, sudah jelas usulan itu diterima, sudah dalam proses lelang," tegas Camat Palaran, Suwarso, Jumat (23/10/2020) hari ini.
Suwarso sendiri masih menahan diri untuk tidak membawa temuan itu ke jalur hukum.
"Kalau pun ada lagi (aksi seperti tanam pohon), saya tak segan melaporkan," sebutnya.
Baca Juga: Akses Jalan Penghubung ke Jembatan Pulau Balang Tunggu Penetapan Lokasi dari Pemkot Balikpapan
Baca Juga: Jalan Puluhan Kilometer Tanpa Alas Kaki & Makan Ayam 1 Bulan Sekali, 8 Fakta Unik Suku Baduy Dalam
Baca Juga: Meski Dilarang Pertamina, Warga Berbondong-bondong Beri Pakan Monyet di Jalan Minyak Balikpapan
Dirinya berharap, warga tidak terpancing dengan hasutan oknum yang tentunya mengganggu stabilitas dan ketentraman wilayah Kecamatan Palaran.
"Saya kan sudah tegaskan semua sudah jelas. Bersabar, menunggu proses yang sedang berjalan di Pemerintah Kota Samarinda selesai, nanti pasti dikerjakan," tegasnya.
(TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jalan-rusak-di-jalan-delima-rt-1-kelurahan-bukuan-kecamatan-palaran-09.jpg)