Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Kemenag Kubar Apel Peringati Hari Santri Nasional 2020

Jajaran pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat apel pagi memperingati Hari Santri Nasional (HSN).

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB KUBAR
HARI SANTRI - Jajaran pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat foto bersama usai mengikuti apel pagi memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2020 di depan kantornya. 

SENDAWAR - Jajaran pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat apel pagi memperingati Hari Santri Nasional (HSN).

Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Achmad Syofian, S.Ag., mewakili kepala kantor bertindak sebagai pembina apel. Beliau bacakan teks amanat dari Menteri Agama Republik Indonesia H. Fachrul Razi yang mengajak kepada seluruh jajarannya untuk mencermati momentum bersejarah ini.

Seperti diketahui peringatan Hari Santri dilaksanakan setiap tanggal 22 Oktober untuk mengenang resolusi jihad santri di era perjuangan kemerdekaan. Dari momen itu sebagai dasar perlawanan santri terhadap penjajah di Kota Surabaya pada tanggal 10 November 1945.

Peran santri di zaman perjuangan tidak dapat dipandang sederhana, pasalnya dengan pergerakan yang mereka miliki, para penjajah dapat tersingkir dari tanah air kita tercinta. Sudah sepantasnya generasi era sekarang tetap mengenang arti perjuangan para pendahulu kita.

Peringatan Hari Santri sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap eksistensi dunia pendidikan pondok pesantren di tanah air. Tidak sekedar mencerdaskan anak bangsa, dunia pondok pesantren diyakini mampu membentuk karakter anak bangsa yang memiliki jiwa nasionalis, mandiri serta berakhlak mulia di hadapan Allah SWT.

Di Kutai Barat peringatan Hari Santri setiap tahun selalu dilaksanakan. Dibawah naungan Kantor Kementerian Agama, pada tahun sebelumnya Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning Barong Tongkok bersedia menjadi tuan rumah peringatan Hari Santri. Rasa kebersamaan di antara santri di berbagai pondok pesantren di Kubar sangat terasa saat pelaksanaan itu.

Sayang di tahun ini wabah Covid-19 masih melanda, sehingga tidak dirayakan seperti tahun sebelumnya. Perayaan tetap dilaksanakan dan tetap merujuk standar protokol kesehatan serta tidak mengurangi makna perjuangan para santri. Oleh sebab itu tepat sekali pemerintah mengusung tema pada peringatan kali ini, "Santri Sehat, Indonesia Kuat".(HMS36/NAW)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved