Hari Pahlawan

Manifestasi Nasionalisme Hari Pahlawan, Dandim 0905: Mulai Cintai Budaya dan Produk Dalam Negeri

Hari pahlawan tahun ini diperingati dengan upacara di Taman Makam Pahlawan atau TMP Dharma Agung. Berlangsung sekira satu jam lamanya.

TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO
Walikota Balikpapan Rizal Effendi dan jajaran Muspida Balikpapan menabur bunga di TMP Dharma Agung sebagai penghargaan dan penghormatan atas jasa-jasa pahlawan, Selasa (10/11/2020)  TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hari pahlawan tahun ini diperingati dengan upacara di Taman Makam Pahlawan atau TMP Dharma Agung. Berlangsung sekira satu jam lamanya.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi mengampu sebagai inspektur upacara.

Upacara tersebut dihadiri oleh segenap jajaran aparatur negara. Kodim 0905 Balikpapan, misalnya.

Dandim 0905 Balikpapan, Kolonel Gusti Putu Agung Sujarwana tampak turut menaburkan bunga ke sejumlah makam yang berada di TMP Dharma Agung.

Menanggapi peringatan hari pahlawan ini, ia menyebut bahwa kemerdekaan bangsa ini tidak didapat dengan mudah. Sebab mengorbankan banyak hal, baik materil pun immateril.

Baca juga: Kasus Sabu 1 Kg di Samarinda, Polisi Beberkan Pelaku akan Mendapat Hukuman Penjara Seumur Hidup

Baca juga: Santan Tengah Percontohan Binaan Kemenag RI, Tahun 2020 Terpilih Desa di Kukar dan Papua

Memperingati hari pahlawan, lanjut Kolonel Putu Agung, tidak semata berhenti pada batas upacara. Melainkan bagaimana memaknainya.

"Hari ini kita memperingati. Tentu sekarang kan bagaimana kita merefleksikan jiwa dan semangat kepahlawanan itu," tuturnya.

Perbedaan zaman bisa saja menggeser definisi. Seperti istilah pahlawan itu sendiri yang pada hari ini tidak serta merta mengangkat senjata seperti tokoh pahlawan di era kemerdekaan.

Bagi generasi kekinian, menurut Putu Agung, diharapkan bisa menjadi pahlawan dalam bidangnya sendiri. Sebab dengan cara demikian pemuda bangsa membangun refleksi pahlawan.

Baca juga: Adegan Polisi Kejar-kejaran dengan Bandar Narkoba Kembali Tersaji, Pelaku Tewas Ditembak di Riau

Baca juga: Gagalkan Peredaran Sabu 1 Kg, Polisi Mendalami Motor di Minimarket dan Akun Medsos Pemilik Barang

"Bagi yang suka bidang olahraga, kembangkan. Bawa ke tingkat internasional. Nanti kembali ke Indonesia dengan penghargaan. Betapa bangganya kita. Bagi yang suka alam, rawatlah alam. Kan itu ada penghargaan nya, Kalpataru," urainya.

Meski begitu, lanjutnya, tetap mesti dalam koridor nasionalisme yang dimulai dari mencintai bangsa.

Bukti cinta bangsa sendiri tentu tidak sebatas ucapan belaka. Namun juga diwujudkan melalui perbuatan tertentu.

"Awali dengan rasa cinta tanah air. Cintai budaya dalam negeri, cinta kepada produk Indonesia. Itu dulu," tandasnya.

(TribunKaltim.Co/Mohammad Zein Rahmatullah)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved