Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Beri Diskon hingga 40 Persen, Relaksasi Pajak Kendaraan Diperpanjang hingga 31 Desember 2020

Akhmad Sarkawi mengatakan program dari Pemprov Kaltim ini seharusnya selesai pada 30 September 2020 lalu.

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB KUKAR
SOSIALISASI - Pjs Bupati Kubar M Syirajudin (tiga kanan) dan Akhmad Sarkawi, Kepala UPTD Bapenda Kaltim Wlayah Kubar saat memberikan sosialisasi program relaksasi pajak kendaraan di Gedung BPU Kampung Muara Lawa. 

SENDAWAR- Program relaksasi pajak diperpanjang kembali sampai 31 Desember 2020. Bagi masyarakat ingin membayar pajak kendaraan yang telah jatuh tempo lebih dari setahun bakal dapat diskon beragam, dimulai 10 sampai 30 persen.

Kepala UPTD Bapenda Provinsi Kaltim Wilayah Kubar, Akhmad Sarkawi mengatakan program dari Pemprov Kaltim ini seharusnya selesai pada 30 September 2020 lalu. Karena kondisi pandemi covid-19 belum berakhir, maka program tersebut diperpanjang.

Dia menambahkan, kebijakan relaksasi pajak ini diambil mengingat banyaknya masyarakat yang terdampak perekonomiannya selama pandemi covid-19. Diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat,”ujar Akhmad Sarkawi, saat memberikan sosialisasi program relaksasi pajak, di Gedung BPU Kampung Muara Lawa Kecamatan Muara Lawa.

Relaksasi pajak yang dimaksud adalah pemberian keringanan dari total pokok pajak kendaraan bermotor (PKB). Yakni masa pajak 1 tahun diberikan potongan 10 persen, 2 tahun diberikan potongan 15 persen dan pajak jatuh tempo 3 tahun mendapat potongan 20 persen.

Sementara masa pajak 4 tahun diberikan potongan 25 persen. Terakhir masa pajak jatuh tempo 5 tahun potongan tertinggi diberikan sebesar 30 persen. Kemudian untuk bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) diberikan potongan 40 persen.

“Kami berharap dengan berbagai kemudahan yang diberikan ini, masyarakat dapat lebih optimal dalam melakukan pembayaran PKB,” ujarnya.

Pemprov juga memberikan gebyar taat pajak kendaraan bermotor dengan undian tabungan kepada masyarakat atau para wajib pajak yang taat pajak. Apabila dalam lima tahun tidak pernah menunggak, secara otomatis masuk ke dalam undian.

“Hal ini diharapkan memberikan motivasi dan kesadaran kepada semua pemilik kendaraan untuk membayar pajak,”ujarnya. (adv/hms6/naw)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved