Senin, 8 Juni 2026

Pilkada Samarinda

Personel Pengamanan di Pilkada Samarinda Akan Jalani Rapid Test untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Jajaran kepolisian sendiri yang dilibatkan, juga akan terlibat dalam rapid tes yang wajib untuk mendeteksi kondisi awal petugas yang akan bertugas.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kabag Ops Polresta Samarinda, Kompol Andi Suryadi, Minggu (29/11/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2020 nanti, tak terkecuali di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, jajaran pengamanan yang ikut bersiaga dalam suksesi pesta demokrasi.

Kini sedikit agak berbeda lantara masih terdapat penyebaran pandemi covid-19 atau Virus Corona.

Jajaran kepolisian sendiri yang dilibatkan, juga akan terlibat dalam rapid tes yang wajib untuk mendeteksi kondisi awal petugas yang akan bertugas.

Hingga sesi terakhir pemilu, yaitu perhitungan suara. Rapid test sendiri dilaksanakan oleh KPU, tak hanya itu semua petugas-petugas KPPS kemudian petugas linmas dan pengamanan lainnya juga ikut di tes kesehatannya.

Baca Juga: Debat Publik Pilkada Kubar, Warga Antusias Gelar Nobar, Harapan Ingin Perubahan ke Lebih Baik

Baca Juga: Debat Publik Pilkada Kubar, Program Unggulan Paslon Lebih Diperjelas, Singgung Kelestarian Hutan

Baca Juga: Pastikan Pilkada Bebas dari Covid-19, Penyelenggara Pemilu di Kabupaten Bulungan Jalani Rapid Test

"Ini nanti dikoordinir oleh KPU, sehingga pada pelaksanaannya nanti petugas yang melaksanakan pengamanan dan tugas dalam penghitungan suara, semua dalam kondisi keadaan sehat," jelas Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman melalui Kabag Ops Polresta Samarinda, Kompol Andi Suryadi, Minggu (29/11/2020).

Disinggung jika ada personil yang nantinya dalam kondisi reaktif saat menjalani tes, jajarannya akan segera mengganti dengan personel lain.

"Langsung kita ganti dengan personel lain, tetapi mudah-mudahan tidak ada," sebut Kompol Andi Suryadi.

Tak hanya jajaran kepolisian dan pelindung masyarakat (Linmas) nantinya yang akan melakukan pengamanan pada TPS. Personil dari TNI dan Satpol PP nantinya juga ikut dalam satuan pengamanan.

Hal ini pun masih dikoordinasikan antar jajaran.

"Dalam pengamanan TNI yang mendukung tugas dari kepolisian, tetap kita libatkan, untuk kekuatan personil sekitar kurang lebih 105 personil dari TNI sendiri. Tapi itu masih kita koordinasikan untuk persiapan ataupun personil yang disediakan oleh TNI itu sendiri. Satpol PP begitu juga, nanti kita koordinasikan kembali," jelas Kompol Andi Suryadi.

Selain personel pengamanan, Kompol Andi Suryadi saat ditemui, ditanya adakah daerah yang diamankan secara khusus, mengingat pola peta kerawanan yang sudah dibagi.

Secara khusus ia menyebut belum ada hingga saat ini. Jajarannya tentu perlu mengantisipasi fase dimana pilkada nantinya usai.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved