Selasa, 2 Juni 2026

Kapolres Serukan Pesan Kapolri Idham Azis Saat Deklarasi Damai Pilkada Bontang

Kapolres Bontang, AKBP Hanifa Martunas Siringoringo menegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Pernyataan itu disampaikan dengan nad

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/M FACHRI RAMADHANI
Kapolres Bontang, AKBP Hanifa Martunas Siringoringo menyampaikan pesan saat acara Deklarasi Damai Pilkada Bontang, Rabu (2/12/2020). TRIBUNKALTIM.CO/M FACHRI RAMADHANI 

"Ada dua laporan. Masih kita lidik (penyelidikan) untuk memenuhi unsur pidananya, apakah cukup alat buktinya," kata Kapolres Bontang AKBP Hanifa Siringoringo melalui Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat.

Lebih lanjut, perwira 3 balok di pundak ini menyebutkan sejauh ini bukti-bukti yang diberikan pelapor masih belum meyakinkan polisi untuk menaikkan laporan tersebut ke tahap penyidikan.

"Masih kurang sejauh ini, bukti-buktinya. Ada rekaman video. Saksi cuma satu," ujarnya.

Sekadar diketahui, laporan pertama dilayangkan pelapor bernama Fransmika, terkait dugaan pidana perbuatan tidak menyenangkan atau memasuki pekarangan tanpa izin dan/atau pengancaman dengan senjata tajam.

Sementara laporan lainnya dilayangkan pelapor bernama Muhammad Ainul Yaqin terkait dengan dugaan tindak pidana penganiayaan.

"Yang satu laporan pengancaman dengan sajam, memasuki pekarangan tanpa izin. Satunya laporan pemukulan," ucapnya.

Kedua laporan tersebut diterima pada hari yang sama, pasca insiden nyaris ricuh itu terjadi, Sabtu (28/11/2020) lalu.

"Kita masih selidiki. Sejauh ini bukti pelapor belum bisa meyakinkan ada sajam di sana," ujarnya.

Baca juga: Pasca Nyaris Bentrok Antar Pendukung, Begini Komitmen 2 Calon Walikota Bontang Jaga Kedamaian Kota

Baca juga: Ini Langkah Taktis KPU Bontang Meredam Tensi Politik yang Sempat Memanas

Baca juga: 115 Surat Suara Pilkada Bontang Rusak, KPU Minta Percetakan Ganti dan Kirim Ulang

Sekadar diketahui, Jalan MH Tamrin pada Sabtu (28/11/2020) dini hari mencekam.

Orang-orang berhamburan di jalan yang menghubungkan ke kawasan Tanjung Limau itu.

Belakangan diketahui terjadi keributan antara simpastisan kedua paslon yang bertarung di Pilkada Bontang 2020.

Aparat TNI-Polri turut berjaga hingga matahari muncul.

Kondisi yang sempat memanas lantaran adu mulut, bisa diredam pihak keamanan.

Kericuhan pun terhindarkan.

(TribunKaltim.co/Muhammad Fachri)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved