Debat Publik Pilkada Samarinda
Singgung Soal Pembahasan APBD dengan DPRD Digelar Tertutup, Berikut Tanggapan 3 Paslon
KPU Samarinda menggelar debat publik ketiga di Hotel Aston Samarinda, Rabu (2/12/2020) tadi malam pukul 20.00 wita. Pertanyaan berikutnya moderator I
Penulis: Jino Prayudi Kartono |
Sementara itu paslon nomor urut 1 mengomentari tanggapan paslon nomor urut 3.
Ia melihat pembekalan ilmu spiritual menjadi faktor utama untuk membentengi masyarakat dari pelecehan seksual.
"Intinya kita perlu ada pembinaan akhlak dan pemberdayaan perlindungan anak serta bantuan ditingkatkan agar semua bisa dihindari penindasan kepada anak-anak dan lain-lain.
Cocok kita punya badan pemberdayaan perempuan, kedua, penyuluhan mengantisipasi kekerasan ibu dan anak. Peningkatan moral dan karakter dilakukan di sekolah," kata calon Walikota Samarinda nomor urut 1, Darlis Pattalongi.
Sementara itu calon walikota nomor urut 2, Andi Harun mengatakan, instrumen hukum harus ditegakkan.
Agar menciptakan kondisi aman dan terhindar dari pelecehan seksual maka pemberian sanksi hukum kepada pelaku pelecehan seksual harus dihukum berat.
"Penyuluhan telah lama dilaksanakan, tindak kekerasan termasuk kekerasan seksual dari jawaban paslon nomor tiga saya tidak mendengar tools instrument hukum dengan pidana yang tinggi sehingga membuat jera terhadap pelaku," ucap Andi Harun.
Sebelumnya, Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat memberikan sambutannya terlebih dahulu.
Ia berterima kasih kepada komisioner dan panitia yang telah menyukseskan debat publik ketiga ini.
Baca juga: LIVE STREAMING Debat Terakhir Pilkada Samarinda 2020 Malam Ini, Adu Tajam Visi Misi 3 Paslon
Baca juga: Malam Ini Debat Pilwali Samarinda, Ini Penjelasan KPU
Baca juga: KPU Gelar Debat Publik Terakhir Buat Paslon di Pilkada Samarinda, Berikut Bocoran Tema yang Diusung
Bahkan selama tiga kali debat kegiatan berlangsung aman terkendali.
Selain itu ia berpesan kepada ketiga paslon untuk mengampanyekan keamanan TPS.
Tidak hanya untuk meningkatkan jumlah suara saja setiap paslon, namun turut meningkatkan jumlah partisipasi pemilih sekitar 77,5 persen dari total Daftar Pemilih Tetap.
"Mudah-mudahan melalui debat bisa menyakinkan pemilih ke TPS. Target kami 77,5 persen dengan kerja sama KPU, Bawaslu dan pasangan calon bisa meramaikan dan bisa mencapai target partisipasi masyarakat pada tanggal 9 Desember nanti," ucapnya.
(TribunKaltim.co/Jino Prayudi Kartono)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ketiga-pasangan-calon-walikota-dan-wakil-walikota-samarinda.jpg)