Soal Ekspor Benih Lobster, Adik Prabowo Sebut Menteri KKP Lama Keliru, Susi Pudjiastuti : Luar Biasa

Hashim Djojohadikusumo sempat menyebut kebijakan menteri KKP yang lama seoal ekspor benih lobster keliru,

Kolase/KOMPAS.com/Sabrina Asril/Tribun Kaltim
Hashim Djojohadikusumo sempat menyebut kebijakan menteri KKP yang lama Susi Pudjiastuti soal ekspor benih lobster keliru. 

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ( KKP ) Susi Pudjiastuti merespon komentar adik Prabowo Subiyanto,  Hashim Djojohadikusumo.

Sebelumnya Hashim Djojohadikusumo berekomntar tentang kebijakan ekspor benih lobster .

Hashim Djojohadikusumo sempat menyebut kebijakan menteri KKP yang lama seoal ekspor benih lobster keliru.

Polemik ekspor benih lobster masih ramai beberapa waktu terakhir.

Tak sedikit figur publik yang mengomentari masalah ini, termasuk pengusaha nasional yang juga adik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo.

Seperti diketahui, Hashim beberapa kali dikaitkan dengan polemik ekspor benur lantaran perusahaannya, PT Bima Sakti Mutiara, jadi salah satu perusahaan yang mengajukan izin ekspor di Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP).

Baca juga: Fadli Zon Sudah Ingatkan Edhy Prabowo Pertimbangkan Saran Susi Pudjiastuti, Tapi Sindir Harun Masiku

Baca juga: Refly Harun Beber Prabowo Kecolongan Momen Saat Menteri KKP Undur Diri, Soroti Respon Bos Gerindra

Baca juga: Blak-Blakan, Adik Prabowo Minta Menteri KKP Buka 100 Izin Ekspor Benur, Ketum Gerindra Marah Besar

Menurut Hashim, kebijakan larangan ekspor benih bening lobster di periode Menteri Kelautan Perikanan Susi Pudjiastuti adalah kebijakan yang keliru.

Ia menjelaskan, kebijakan Susi melarang ekspor benur itu salah karena justru merugikan nelayan dan pembudidaya.

"Menteri lama itu keliru, masa kita dilarang ekspor, dilarang budi daya."

"Menurut saya, banyak orang Indonesia itu berpotensi superpower, produk kelautan kita yang besar, bukan Vietnam."

"Kebijakan menteri lama ini keliru," ucap Hashim dikutip dari Kontan, Sabtu (5/12/2020).

Ia juga mengaku, sempat meminta Edhy Prabowo yang merupakan Menteri Kelautan dan Perikanan saat itu, untuk membuka izin ekspor benih lobster sebanyak-banyaknya.

Menurut Hashim, sebaiknya pembukaan izin ekspor benur dilakukan seluas-luasnya agar tidak terjadi praktik monopoli dalam bisnis tersebut.

"Waktu itu saya ketemu Pak Edhy tahun lalu, saya bilang, 'Ed, berapa kali saya wanti-wanti, berikan izin sebanyak-banyaknya'."

"Saksi hidup ada banyak di belakang saya (saat sampaikan nasihat tersebut)," kata dia dikutip dari Kompas.com.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved