Breaking News
Minggu, 12 April 2026

Begini Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau Lakukan Pembangunan Rendah Emisi

Pemkab Berau komitmen melakukan pembangunan dengan rendah emisi bukan barang baru di Bumi Batiwakkal sebutan Kabupaten Berau, Senin (7/12/2020)

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Plt Bupati Berau Agus Tantomo didampingi Kepala Dinas Pariwisata Masrani saat mengikuti zoom meeting dengan temakomitmen dan tantangan implementasi pembangunan rendah emisi di Kalimantan Timur, Senin (7/12/2020).TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Berau Agus Tantomo mengatakan, komitmen melakukan pembangunan dengan rendah emisi bukan barang baru di Bumi Batiwakkal sebutan Kabupaten Berau, Senin (7/12/2020).

Hal itu dikatakan Agus Tantomo usai mengikuti Zoom meeting dengan tema komitmen dan tantangan implementasi pembangunan rendah emisi di Kalimantan Timur, di kantor Diskominfo Berau.

Kata Agus Tantomo, Berau sudah masuk tahap 4 atau tahap implementasi pembangunan rendah emisi.

Baca Juga: KPU Berau Mulai Distribusi Logistik untuk Pilkada 9 Desember Mendatang, Mulai dari Kecamatan Terjauh

Baca Juga: Masa Tenang, Personel Gabungan Lakukan Pembersihan APK dan BK Paslon Bupati dan Wakil Bupati Berau

Baca Juga: Masa Tenang, Semua APK Paslon Bupati dan Wakil Bupati Berau Bakal Diturunkan

"Jadi kita betul-betul sudah tahap eksekusi, dan di tahun 2020 ini kita sudah mengeluarkan Perda tentang pembangunan perkebunan berkelanjutan untuk mendukung hal itu," ungkapnya.

Lanjut Agus Tantomo mengatakan, saat ini pihaknya sedang membuat program yang akan di follow up di tahun 2021 mendatang diantaranya terkait program carbon trap yakni program perdagangan carbon.

"Ada produsen di dunia yang memproduksi carbon sehingga mereka harus melakukan kewajiban dengan dua pilihan yakni melakukan penanaman dan menjaga yang sudah ditanam," katanya.

"Yang kedua ini akan kita coba jajaki kemungkinan kerjasama seperti perusahaan Toyata jika ingin kita akan berikan hutan untuk dijaga. Jadi jika itu dilakukan masyarakat akan mendapat manfaat dan hutan tetap terjaga," pungkasnya.

Kedepan kata Plt Bupati Berau itu, juga akan dilakukan pendekatan terhadap masyarakat agar tidak melakukan pembakaran atau merambah hutan.

"Saya sejak awal selalu menyampaikan kepada pihak berwenang bahwa pendekatan tidak harus selalu refresif seperti menurunkan aparat untuk mencari siapa pelaku pembakaran hutan dan ditangkap tapi mereka juga harus diberi solusi bagaimana cara agar tidak merabah hutan tetapi bisa mendapatkan manfaat ekonomi keberadaan hutan," jelasnya.

Baca Juga: NEWS VIDEO Pembersihan APK oleh Bawaslu Berau, Padahal Telah Bersurat ke Paslon Agar Menurunkan APK

Baca Juga: Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Ketua DPRD Berau Minta Pemkab Lakukan Langkah Pencegahan Penyebaran

Baca Juga: NEWS VIDEO KPU Berau Mulai Distribusikan Logistik Pilkada

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved