Breaking News:

Pilkada Bulungan

Hasil Pilkada Bulungan 2020, Paslon Syarwani-Ingkong Ala Unggul Rekap KPU, Timses Berikan Nasehat

Hasil rekapitulasi penghitungan suara sementara KPU, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bulungan, menunjukan pasangan calon Syarwani-Ingkong Ala

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI
PILKADA BULUNGAN - Sekretaris Tim Pemenangan Syarwani-Ingkong Ala, Heru Rahmadi, di Kantor Pemenangan Paslon Syarwani-Ingkong Ala, Tanjung Selor (10/12/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Hasil rekapitulasi penghitungan suara sementara KPU, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bulungan, menunjukan pasangan calon Syarwani-Ingkong Ala unggul.

Data TPS yang sudah masuk per hari ini sejumlah 147 dari 332 TPS di Bulungan, atau persentase data masuk 44.28 persen.

Dari data tersebut pasangan Syarwani Ingkong Ala unggul di angka 42.4 persen, disusul pasangan nomor urut 3, Najamuddin-Ari Yusnita di 29.5 persen.

Lalu diikuti pasangan nomor urut 2, Sigit Muryono-Markus Juk 25.6% dan di posisi terakhir ada pasangan nomor urut 4, Djoko Susilo-Kosmas Kajan dengan 2,5 persen.

Baca juga: Hasil Pilkada Bulungan 2020, Bawaslu Sebut Pemungutan dan Penghitungan Suara Aman

Baca juga: Profil Norjannah, Aktivis Lingkungan dan Perempuan Jadi Tim Perumus Debat Publik Pilkada Bulungan

Keunggulan ini diamini timses Syarwani-Ingkong Ala, yang berdasarkan hasil quick count internal, menyatakan jagoannya unggul di atas pasangan lainnya.

"Berdasarkan quick count internal kami, data masuk sudah 100 persen per 22:53 Malam, 9 Desember 2020 kemarin, bahwa pasangan Syarwani-Ingkong Ala mendapatkan 41,93 persen atau 29.211 suara," ujar Sekretaris Tim Pemenangan Syarwani-Ingkong Ala, Heru Rahmadi, Kamis (10/12/2020).

Baca juga: Dapat Nomor Urut 1, Syarwani-Ingkong Ala Ajak Masyarakat Taati Protokol Kesehatan

Keunggulan ini tidak dirayakan secara berlebihan oleh tim pemenangan dan simpatisan Syarwani-Ingkong Ala.

Mengingat situasi pandemi covid-19, dan masih dalam suasana berkabung, pasca meninggalnya Almarhum Bupati Bulungan, Sudjati.

"Ya di kami tidak ada perayaan, bergembira boleh tapi jangan berlebihan, karena masih suasana duka kepergian Pak Bupati Djati, juga pandemi covid-19, harus patuh protokol kesehatan," tuturnya.

Baca juga: 100.664 Surat Suara Pilkada Bulungan Mulai Dilipat, KPU Target Selesaikan 10 Ribu Lembar per Hari

Baca juga: Kuota KPPS Terpenuhi, Segini Total Penyelenggara Pemilu di Pilkada Bulungan

Pihaknya juga masih menunggu hasil resmi rekapitulasi suara di KPU, sehingga belum ada deklarasi kemenangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved