Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Pilkada Kubar Aman dan Lancar, Suwito Ajak Masyarakat untuk Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan

Pilkada di Kubar berjalan aman dan lancar. Partisipasi masyarakat berdasarkan hasil rekapitulasi sekitar 71, 5 persen.

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB KUBAR
REFLEKSI PILKADA - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kutai Barat Suwito bersama BPBD dan Komisioner KPUD mengikuti pertemuan virtual dengan Menteri Koordinator (Menko) Polhukam dalam rangka refleksi dan proyeksi pilkada serentak tahun 2020, Senin (14/12/2020). 

SENDAWAR - Pelaksanaan Pilkada di Kubar berjalan aman dan lancar. Partisipasi masyarakat berdasarkan hasil rekapitulasi sekitar 71, 5 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Suwito, ketika mengikuti pertemuan Menteri Koordinator (Menko) Polhukam dengan pemerintah daerah beserta forkopimda dan penyelenggara pilkada dalam rangka refleksi dan proyeksi pilkada serentak tahun 2020 secara virtual, Senin(14/12).

Turut hadir mengikuti kegiatan ini dari Ruang Koordinasi Kantor Bupati Kubar Lantai III yakni perwakilan KPUD dan BPBD Kubar. Kepala Kesbangpol Kubar Suwito menjelaskan, kondisi dan situasi pelaksanaan pilkada hingga saat ini di Kubar aman dan tidak ada konflik. ”Intinya Pilkada Kubar berjalan aman tertib dan tidak ada kendala sedikitpun,” tandas Suwito.

Pada kesempatan tersebut Suwito juga mengimbau masyarakat Kubar agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan, agar kondisi dan situasi di Kubar tetap kondusif sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan baik.

Pada kesempatan tersebut Menko Polhukam Moh Mahfud MD menyampaikan, bersyukur pilkada serentak sudah berlangsung dengan baik.

“Dulu kekhawatiran yang luar bisa dan mendapat tantangan sehingga tidak setuju dilaksanakan pilkada tahun 2020. Ada penelitian pemodelan matematik jika pilkada dilaksanakan sekurang-kurangnya pada Januari mendatang 3,2 juta orang terpapar covid-19.

Namun kita bersyukur hingga hari ini setelah pilkada selesai yang terinfeksi 617.820 orang ini bukan dari pilkada. Ini dari seluruh Indonesia dan daerah yang tidak menggelar pilkada,” jelas Mahfud MD.

Tingkat partisipasi di suasana covid hingga saat ini berdasarkan laporan dari setiap provinsi, angka partisipasi 75,83 persen. Ini merupakan pencapaian terbaik. Dengan kondisi saat ini maka lahir budaya baru, ada perubahan perilaku yang positif setelah pilkada.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan, bersyukur bisa mengadakan refleksi dan proyeksi pilkada serentak tahun 2020 yang merupakan momentum besar yang sangat penting bagi bangsa Indonesia.(adv/hms10/naw)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved