Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Terkonfirmasi Positif Bertambah, Pemkab Kubar Perintahkan Camat Bentuk Satgas Penanganan Covid-19

Sesuai data Dinkes Kubar, dari April sampai 16 Desember 2020 secara kumulatif sudah mencapai angka 417 kasus

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB KUBAR
RAPAT COVID - Plt Asisten I Setkab Kubar Faustinus Syaidirahman memimpin Rapat Percepatan Penanganan Covid-19 di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Kantor Setkab Kubar, Kamis (17/12/2020). 

SENDAWAR- Pemkab Kubar terus berupaya menekan penularan covid-19 atau virus corona. Saat ini, kasus terkonfirmasi positif covid-19 semakin bertambah.

“Sesuai data Dinkes Kubar, dari April sampai 16 Desember 2020 secara kumulatif sudah mencapai angka 417 kasus dan 5 kasus yang meninggal dunia,”kata Bupati Kubar FX Yapan melalui Plt Asisten 1 Setkab Kubar Faustinus Syaidirahman.

Dia menyampaikan ini, pada Rapat Percepatan Penanganan Covid-19, di Kubar, di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Kantor Setkab Kubar, Kamis (17/12).

Untuk mengantisipasi bertambahnya status positif covid-19 di Kubar, diminta kepada camat dan unsur muspika segera membentuk satgas penanganan covid-19 tingkat kecamatan dan berpedoman pada surat edaran Bupati Kubar Nomor:338/2928/HK.TUP/IX/2020, tanggal 21 September 2020 tentang Pembentukan Satgas Penanganan Covid-19 Tingkat Kecamatan, Kelurahan/Kampung dan RT sesuai dengan surat tersebut, paling lambat di bentuk tanggal 30 September 2020.

Kepada camat juga, segera mengoptimalkan kinerja tim satgas kecamatan dan mempersiapkan tempat isolasi terpusat di tingkat kecamatan, dengan berkoordinasi ke pimpinan puskesmas di wilayah kecamatannya dan Dinkes. Sedangkan untuk kebutuhan anggaran disampaikan ke BPBD Kubar.

Sesuai data di BPBD, baru dua kecamatan yang membentuk satgas kecamatan dan dikoordinir Asisten 1 Sekkab Kubar bersama Kabag Pemerintahan, Kabag Hukum dan Tim Satgas Kabupaten paling lambat tujuh hari setelah pertemuan ini.

Kemudian, Satgas penanganan covid-19 bersama Satpol PP, Dishub, unsur polri dan TNI, agar dapat menerapkan sanksi bagi yang melanggar protokol penanganan covid-19. Baik sanksi administrasi berupa teguran lisan atau juga denda administratif.

Dengan berpedoman pada Perbup Kubar Nomor 30 tahun 2020 dan surat edaran Nomor:965/SEK.178/TGT-KBR/IX/2020, tanggal 11 September 2020 tentang Waspada Peningkatan Kasus Covid-19 di Kubar dan Pembatasan Kegiatan di Malam Hari. Dengan dikoordinir Satpol PP Kubar berserta Bagian Hukum Setkab Kubar dan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kubar.

Untuk antisipasi adanya penambahan klaster natal dan perayaan tahun baru 2021, agar segera melakukan pemantauan dan persiapan terkait dengan potensi penambahan pasien terkonfirmasi positif dari klaster-klaster tersebut.

Dimohon kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat agar dapat membantu meningatkan dan mengimbau masyarakat pentingnya mengikuti protokol penanganan covid-19 serta berpedoman dengan ketentuan yang ada di dalam surat edaran Bupati Kubar Nomor:300.1/3414/PEM-TU.P/XII/2020, tanggal 3 Desember 2020 tentang Pengamanan dan Penegakan Prokes Dalam Penyelenggaraan Pilkada, Libur Natal dan Tahun Baru 2021. Hal ini, dikoordinir Bamag Kubar, Kepala Adat Besar Kubar, Kesbangpol Kubar dan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kubar.

Untuk pembukaan posko di perbatasan Kubar, seperti di Kecamatan Bongan, Damai, Long Iram, Mook Manaar Bulatn, dan Bentian Besar agar segera di buka paling lambat tujuh hari setelah pertemuan ini dan dikoordinir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kubar.(adv/hms6/naw)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved