Penanganan Covid
Doni Monardo: Angka Kasus Covid-19 Meningkat Usai Liburan Panjang
Angka akumulasi covid-19 menjelang akhir Desember ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan November lalu.
TRIBUNKALTIM.CO-Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan covid-19 Doni Monardo mengatakan bahwa angka akumulasi covid-19 menjelang akhir Desember ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan November lalu.
Pada bulan sebelumnya kasus covid-19 di Tanah Air berada pada posisi yang sangat baik dari rata-rata kasus global, yakni 11,8 persen dibanding dari angka global di atas 15 persen.
Selisih prosentase kenaikan kasus sebesar empat persen dari angka global tersebut dinilai cukup tinggi dan sangat berpengaruh pada hasil akumulasinya.
Baca juga: Gubernur Isran Noor Tegaskan Tolak Warga yang Ingin ke Kaltim Tanpa Miliki Rapid Test Antigen
Baca juga: Jembatan Sebulu Ambruk, Bupati Kukar Edi Damansyah Perintahkan Bangun Jembatan Alternatif
Baca juga: 8 Tersangka Kasus Pilkada Kutim Ditangkap, Motif Menambah Suara Paslon Saat 9 Desember
Hal itu disampaikan Doni saat dialog bertajuk "Outlook 2021: Wajah Indonesia Setelah Pandemi" yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (24/12/2020).
"Kita berada pada posisi yang sangat baik pada awal November, saat berakhirnya liburan panjang yang ketiga. Saat itu angka kasus aktif kita berada pada 11,8 persen dan selisih global sekitar 15 persen. Masuk pada minggu ketiga Desember ini, kasus aktif berada pada 15 persen. Tingkat perbedaan Indonesia dengan global menjadi berkurang,” ungkap Doni.
Adapun menurut Doni, peningkatan angka kasus aktif tersebut terjadi sejak liburan panjang yang lalu, di mana angka peningkatan kesembuhan mengalami penurunan dan kasus positif terus mengalami peningkatan.
Baca juga: Penumpang Pesawat Penerbangan Domestik di Jepang Menurun, Dampak dari Gelombang Ketiga Covid-19
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kutai Barat, Jelang Natal 2020, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia 8 Orang
"Karena kasus positif covid-19 tiap hari mengalami peningkatan sejak liburan panjang yang lalu,” kata Doni.
“Akhir-akhir ini, terutama pada empat minggu terakhir kasus positifnya lebih tinggi dibandingkan yang sembuh,” imbuhnya.
Melihat adanya kenaikan kasus aktif tersebut, Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan kepada Komisi Penanganan covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) termasuk Satgas Penanganan covid-19 untuk memastikan kesiapan rumah sakit di seluruh provinsi.
“Bapak Presiden telah memberikan perintah untuk memastikan kesiapan rumah sakit di seluruh provinsi,” ujar Doni.
Dalam hal ini, Doni memastikan bahwa ketersediaan tempat tidur untuk pasien positif covid-19 tanpa gejala, gejala ringan, berat hingga kritis masih tercukupi hingga di berbagai daerah di Tanah Air.
"Alhamdulillah sampai hari ini ketersediaan bed untuk mereka yang mengalami positif covid-19, baik yang OTG, kemudian juga yang bergejala ringan sampai yang berat dan kritis masih tersedia,” kata Doni.
Baca juga: Cegah Lonjakan Covid-19 usai Libur Panjang, Gubernur Syaratkan Orang Masuk Kaltim Rapid Antigen
Baca juga: Pemerintah Siapkan Tata Cara Vaksinasi Covid-19, Pemanggilan Lewat SMS/WA dari BPJS Kesehatan
Kendati Doni menjamin ketersediaan ruang dan fasilitas penanganan covid-19 masih mencukupi, namun ia tetap mengimbau agar masyarakat dapat menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan di luar rumah selama liburan akhir tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tidak-bpleh-kendor.jpg)