Breaking News:

Akhirnya Mahfud MD Dukung FPI Soal Markaz Syariah, Kunci Solusi Polemik Lahan PTPN di Instansi Ini

Akhirnya Mahfud MD dukung FPI soal Markaz Syariah, kunci solusi polemik lahan PTPN di instansi ini

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Kolase Tribunnews/ Fransiskus Adhiyuda
Kolase foto Habib Rizieq Shihab dan Mahfud MD 

TRIBUNKALTIM.CO - Menkopolhukam Mahfud MD akhirnya angkat bicara soal pesantren Markaz Syariah di lahan milik PTPN.

Diketahui, PTPN memberi somasi ke Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab terkait penggunaan lahan berstatus HGU, tersebut.

Mahfud MD pun memersilakan FPI meneruskan lahan tersebut digunakan untuk pesantren.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini juga menuturkan solusi konflik tersebut berada di Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertahanan Nasional.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan ( Menkopolhukam) Mahfud MD menjelaskan terkait dengan polemik pondok pesantren yang dibina pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab.

Menurut Mahfud pemerintah memberikan Hak Guna Usaha (HGU) tanah yang ditempati oleh pondok pesantren tersebut kepada PT Perkebunan Nusantara (PT PN) VIII baru pada tahun 2008.

Baca juga: Resmi, Indonesia Lockdown dari WNA, Tiru Jepang Antisipasi Virus Corona Jenis Baru, Catat Jadwalnya

Baca juga: Polri Tak Tinggal Diam Soal Parodi Lagu Indonesia Raya, Siber Bareskrim Bongkar YouTube MY Asean

Baca juga: Akhirnya Komnas HAM Dapat Rekaman CCTV dari PT Jasa Marga, Kematian Laskar Khusus FPI Terkuak?

Baca juga: Kabar Gembira, Insentif Prakerja Cair 5 Januari, Cek Jadwal Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12

Hal tersebut disampaikan Mahfud MD dalam Webinar Dewan Pakar KAHMI bertajuk Masalah Strategis Kebangsaan dan Solusinya yang disiarkan secara daring pada Senin (28/12/2020).

"Pemerintah itu baru memberi HGU kepada PTPN VIII itu tahun 2008.

Kan belum 30 tahun.

Berarti tidak diurusi oleh PTPN belum 30 tahun karena HGU-nya itu baru diperoleh tahun 2008.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved