Penanganan Covid

Apakah Varian Baru Virus Corona Sudah Masuk ke Indonesia? Ini Jawaban Menkes Budi Gunadi Sadikin

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui apakah varian baru Virus Corona sudah masuk atau belum

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui apakah varian baru Virus Corona yang ditemukan di London, Inggris, sudah masuk ke Indonesia atau belum.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO-Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui apakah varian baru Virus Corona yang ditemukan di London, Inggris, sudah masuk ke Indonesia atau belum.

"Apakah strain virus ini (varian baru virus Corona,-Red) sudah ada di Indonesia? Sampai sekarang kita belum tahu," kata Budi dalam keterangan pers, Selasa (29/12/2020) sebagaimana dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Pasalnya untuk mengetahui keberadaan virus itu harus dilakukan hold genome sequencing (pengurutan genom).

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kaltara, Nihil Kasus Meninggal Dunia, Total Positif Covid-19 Capai 3.684

Baca juga: Dispopar Bontang Larang Pengunjung Nginap di Beras Basah, Tunggu Kasus Covid-19 Reda

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Pasien Positif Covid-19 Meningkat, Didominasi Warga Anak Muda

Kementerian Kesehatan, lanjut Budi Gunadi, akan mengkoordinasikan 11 labolatorium guna mendeteksi apakah sudah ada varian baru Virus Corona di Indonesia.

Selain itu, Budi juga akan meminta rumah sakit yang memiliki banyak pasien covid-19 untuk rutin mengirim sampel mereka.

"Kami juga akan memastikan rumah sakit yang banyak pasien covid-nya untuk mengirimkan sampelnya secara rutin ke jaringan labolatorium ini," terang dia.

Budi menyatakan pihak Kemenkes juga akan bekerjasama dengan labolatorium internasional untuk mengetahui dan melihat pola penyebaran varian baru Virus Corona ini.

Terkait varian baru Virus Corona atau disebut B117 atau N501Y ini ini, Budi mengaku ia telah mendapat penjelasan dari para ahli.

Dalam penjelasannya, para ahli menyatakan ada tiga fakta tentang varian baru virus Corona ini.

Pertama, varian baru Virus Corona ini memang terbukti lebih mudah menular.

Kedua, varian baru Virus Corona ini tidak terbukti lebih parah atau lebih fatal.

Dan ketiga, varian baru Virus Corona ini bisa dideteksi dengan alat deteksi yang ada, yaitu dengan tes antigen atau PCR.

Lantas, apakah yang perlu dilakukan masyarakat dengan adanya temuan varian baru Virus Corona di London?

Baca juga: UPDATE Virus Corona di PPU, Jelang Tahun Baru Bertambah 24 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19

Baca juga: Imbas Peningkatan Kasus Covid-19, Tahun ini Arus Mudik Turun Drastis di Malinau

Baca juga: Cegah Covid-19, Satpol PP Kutim Kerahkan 60 Personel Amankan Tahun Baru, Sasar Hotel, Cafe dan Resto

Menurut Budi, masyarakat tetap diminta melakukan hal yang sama dengan pencegahan virus Corona yang sudah ada.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved