Kamis, 30 April 2026

Pria Bunuh Diri di Mall

Polisi Pastikan Pria Tewas di Big Mall Samarinda Akibat Bunuh Diri, Lompat di Ketinggian 14 Meter

Jajaran Kepolisian Resor Kota Samarinda memastikan bahwa Handi Guntur (27) yang ditemukan terkapar di area P2 keluar parkir Big Mall, diduga jatuh dar

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
kematian Handi Guntur (27) perlahan terungkap dan dibeberkan pihak kepolisian, pemuda ini melakukan aksi nekat (bunuh diri), aksinya setelah jajaran kepolisian menjelaskan hasil penyelidikan dan pemeriksaan 4 kamera CCTV yang berada di area P5 parkir mall. (TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY) 

"Tadi sudah koordinasi, kata Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang kemarin belum bisa dimintai keterangan, karena masih berduka. Makanya hari ini rencananya baru mau dipanggil," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Sabtu (1/1/2021) sekitar pukul 23.30 WITA seorang pemuda 27 tahun ditemukan terjatuh dari P5 ke P2 (akses keluar jalur mobil) di salah satu mall terbesar di Kota Tepian.

Semua kemungkinan akan didalami jajaran kepolisian termasuk membeberkan dugaan aksi nekat Handi Guntur malam itu.

"Yang memperkuat kedua, yaitu tadi, dari isi chat di ponselnya yang kita baca sepintas itu ada ucapan selamat tinggal dan terus ada kata sudah menyerah, tidak kuat lagi katanya. Korban informasinya lajang," tutur Ipda Dovi Eudey.

Untuk korban sendiri yang sudah dijemput pihak keluarga dari RSUD AW Sjahranie, informasi yang diterima pihak kepolisian bahwa sesuai adat istiadat keluarga akan dilangsungkan upacara pemakaman terhadap almarhum.

"Hari ini belum dikebumikan masih, karena masih diformalin pihak keluarganya. Karena biasanya tiga hari kemudian baru dikebumikan," ungkap Ipda Dovi Eudey.

Ipda Dovi Eudey menambahkan, saat korban masuk ke dalam area mall, terlihat mondar-mandir, lantaran pada akhir pekan mall tutup pada pukul 23.00 Wita, Handi Guntur masih diberi akses masuk, pada pukul 22.38 Wita dan langsung menuju ke area parkir P5.

Hingga satu jam kemudian ditemukan terkapar posisi telungkup di area parkir keluar P2 mall.

Handi Guntur juga diketahui hanya berada di area parkir dan tidak masuk ke dalam mall.

"Kalau hari biasa itu memang jam 10 malam tutup, tetapi karena malam minggu ramai, jadi jam 11 malam, lampu-lampu area parkir sudah dipadamkan, dia bisa masuk karena juga untuk yang antar jemput karyawan," imbuhnya.

Selain itu tambah Dovie, setelah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga korban.

Jenazah pemuda, ini tidak berkenan dilakukan autopsi, permintaan langsung keluarga.

"Dari pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi. Kalau untuk pesan terakhirnya itu, kami belum tahu dengan siapa, masih didalami, jadi saat itu kami mau minta keterangan keluarga, tetapi karena masih berduka kami belum bisa, terkait permasalahannya," ucap Ipda Dovi Eudey.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved