Breaking News:

Penanganan Covid

Peserta Vaksinasi Covid-19 Perlu Registrasi Ulang, Pemberitahuan via SMS

Pihak Kementerian Kesehatan telah mengirimkan pemberitahuan melalui pesan singkat (short messaging service/SMS) kepada kelompok prioritas.

Tribun Ambon/biro media_setpres
Petugas cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, mengangkut vaksin Sinovac, Corona, Selasa (8/12/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Peserta vaksinasi covid-19 perlu registrasi ulang, pemberitahuan via SMS.

Pihak Kementerian Kesehatan telah mengirimkan pemberitahuan melalui pesan singkat (short messaging service/SMS) kepada kelompok prioritas penerima vaksin Corona atau covid-19.

Juru Bicara Pemerintah untuk Program Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M. Epid mengatakan, penting  bagi penerima SMS untuk melakukan registrasi ulang untuk status kesehatan, memilih lokasi serta jadwal layanan vaksinasi.

"Tahap registrasi ulang sangatlah penting untuk memverifikasi data penerima vaksinasi covid-19," ujar Nadia dalam keterangan pers di Istana Negara yang disiarkan secara langsung melalui Kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Senin (4/10/2020).

Baca juga: Seperti Apa Alur Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 via SMS? Begini Penjelasannya

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kukar, Penambahan 15 Terkonfirmasi Positif Covid-19 dan 36 Pasien Sembuh

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Penajam Paser Utara Kaltim, Positif Covid-19 Tambah 8 Kasus, 1 Meninggal

Dalam proses verifikasi, peserta diminta menjawab pertanyaan-pertanyaan untuk mengkonfirmasi domisili serta screening sederhana terhadap penyakit penyerta yang diderita.

 "Jika ada peserta yang terkendala oleh jaringan dan tidak melakukan registrasi ulang, maka proses registrasi dan verifikasi dapat dilakukan oleh Satgas Penanganan covid-19 di kecamatan," ungkap perempuan berhijab ini

Melalui tahapan tersebut, dr. Nadia memastikan  keamanan data calon penerima vaksin tetap terjamin sesuai UU.

"Perlu ditegaskan bahwa keamanan data penerima vaksin dijamin oleh pemerintah dan pengelolaannya berdasarkan peraturan dan perundang-undangan sesuai dengan Keputusan Menteri Kominfo Nomor 253 Tahun 2020,” ujar dr Nadia.

Baca juga: Kronologi Jenazah Covid-19 Tertukar saat Mau Dimakamkan, Keluarga Kaget Jasad Ibu Berubah jadi Cowok

Baca juga: NEWS VIDEO Positif Covid-19, Kondisi Syekh Ali Jaber Mulai Membaik, Sempat Dikabarkan Kritis

Baca juga: Pemprov Kaltim Dapat Jatah 25 Ribu Dosis Vaksin Covid-19, Berikut Sasaran yang Jadi Prioritas

Baca juga: ADA APA? Hotman Paris Menangis Kehilangan Sosok Penting, Sampai Sebut Virus Corona Jahanam

Diketaui, pengiriman sms blast vaksinasi tahap pertama  dilakukan pada 31 Desember lalu.

SMS pemberitahuan telah terhubung dengan aplikasi Pedulilindungi dan merupakan bagian dari tahap persiapan program vaksinasi yang akan dimulai pada Januari 2021.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved