Breaking News:

Suntik Vaksin Sinovac di Kaltara

Tak Masuk Dalam Daftar Penerima Vaksin Sinovac, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Beberkan Alasannya

Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie membuka acara pelaksanaan vaksinasi tahap awal Provinsi Kaltara dan Kabupaten Bulungan. Bertempat di UPT P

TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie membuka acara pelaksanaan vaksinasi tahap awal Provinsi Kaltara dan Kabupaten Bulungan di UPT Puskesmas Tanjung Selor, Kamis (14/1/2021). TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR- Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie membuka acara pelaksanaan vaksinasi tahap awal Provinsi Kaltara dan Kabupaten Bulungan.

Bertempat di UPT Puskesmas Tanjung Selor, Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie mengatakan, dirinya tidak dapat mengikuti vaksinasi karena keterbatasan usia.

"Untuk vaksinasi itu bagi masyarakat yang usianya 18-59 Tahun, jadi yang di bawah 18 atau di atas 59 tidak bisa," ujar Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Kronologi Pengeroyokan di Kukar, Bermula dari Berkunjung ke Rumah Wanita, Polisi Masih Buru Pelaku

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Balikpapan Rabu 13 Januari 2021, Hujan Ringan Turun Pagi, Siang, Sore dan Malam

Baca juga: Rembuk Dengan Timses Andi Harun, Sekda Samarinda Sebut Dana Rp 100 Juta per RT Diakomodir di APBD-P

"Saya maunya yang pertama, namun usia saya sudah 62 tahun," imbuhnya.

Meskipun tidak dapat mengikuti vaksinasi tahap pertama, Gubernur Irianto mengimbau, agar masyarakat mau untuk divaksin, dan tidak mempercayai kabar bohong.

"Saya sebagai Gubernur Kalimantan Utara, mengajak masyarakat agar tidak percaya berita bohong," tuturnya.

Dia menambahkan, agar masyarakat percaya kepada ahli vaksin di bidangnya, yakni MUI yang telah menyatakan halal, dan BPOM yang mengeluarkan izin penggunaan.

"Percaya kepada ahlinya, jangan mendengar dari yang tiba-tiba menjadi ahli, dari MUI sudah halal, dari BPOM sudah lolos uji dengan tingkat efikasi 65,3% jadi aman," ujarnya.

Meskipun vaksinasi telah dimulai, Gubernur Irianto berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Vaksinasi ini ikhtiar kita melawan pandemi, bukan berarti setelah vaksinasi sudah selesai, kita sembuh semua, bukan itu, namun tetap protokol kesehatan harus dijalankan," tuturnya.

Baca juga: Wakapolda Kaltara Brigjen Erwin Zadma Siap Divaksin Sinovac, Bantu Pemerintah Melawan Covid-19

Baca juga: 2 Jam Setelah Disuntik Vaksin Sinovac, Jokowi Merasakan Sesuatu di Bagian Tubuhnya

Baca juga: Tak Ikut Disuntik Bareng Jokowi, Erick Thohir Buka-bukaan di Mata Najwa Soal Vaksin Sinovac

Halaman
12
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved