Berita Kukar Terkini
Wakil Ketua DPRD Kaltim Usulkan Perbaikan Jembatan Sungai Payang Dilaksanakan Secara Gotong Royong
Banggar DPRD Kaltim meninjau kondisi Jembatan Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (21/1/2021), dipimpin Wakil Ketua DP
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG– Banggar DPRD Kaltim meninjau kondisi Jembatan Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (21/1/2021), dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun.
Anggota DPRD Kaltim dapil Kukar tersebut menekankan, seluruh pihak terkait harus fokus pada perbaikan jembatan tersebut.
“Yang kita lihat, akar permasalahannya yang segera perlu penanganan adalah jembatan. Jika roboh maka stuck semua, kita fokus dulu di sini,” ucap Samsun, usai pertemuan bersama Pemkab dan DPRD Kukar di Kantor Kecamatan Loa Kulu, Kamis (20/1/2021).
Baca juga: Kronologi Pria di Balikpapan Jambret Tas Dompet, Isinya Uang Hanya Rp 50 Ribu, Korbannya Ibu-ibu
Baca juga: Bocah Dipekerjakan Menjual Tisu di Simpang Jalan Balikpapan, Polisi Tangkap Ayah Kandungnya
Baca juga: Jam Malam Berlaku di Balikpapan, Satgas Covid Tegur BMKG yang Masih Berkegiatan Hingga Pukul 23.00
“Ada beberapa tiang, ada dua sudah kondisi gantung, sementara jika kondisi debit air yang tinggi saya khawatir akan roboh,” tuturnya.
Untuk proses, kata Samsun, akan dimulai dua tahap, yakni jangka panjang dan pendek.
Jangka pendeknya, kata Samsun, melakukan renovasi sementara.
Kemudian jangka panjang, perbaikan permanen, termasuk ada opsi pemindahan posisi jembatan.
“Bisa saja kita pindahkan, tapi itu ranah kabupaten, monggo. Kita bantu dari provinsi,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.
Jika jembatan tak bisa digunakan, kata Samsun, bukan hanya masyarakat sekitar yang terdampak, tapi juga perusahaan yang operasionalnya melintasi Jembatan Sungai Payang.
“Usul saya, ayo kita gotong-royong. Nggak mungkin kan rakyat, Pemkab juga nggak mungkin karena sudah lewat waktu pengesahan anggaran,” ujar Samsun.
“Saya pikir, harga Rp 400 juta itu normatif. Tapi kalau kita swadaya bisa lebih murah dari itu. Tanpa pajak, tanpa biaya kontraktor. Saya lihat, ini tidak begitu besar kalau tanggung renteng. Saya minta peran perusahaan, banyak sekali perusahaan yang operasi di sana,” ucap Samsun.
"Bersedia atau tidak perusahaan gotong royong?" tanya Samsun, saat pertemuan tersebut.
Serentak perusahaan menjawab bersedia.
“Selanjutnya kita akan koordinasi dengan bupati supaya segera direalisasikan. Tujuh hari setelah rapat harus terealisasi. Saya akan pantau dan turun lagi jika seminggu tidak terealisasi,” kata Samsun.
Sekitar 15 perwakilan perusahaan hadir pada pertemuan tersebut.
(TribunKaltim.co/Sapri Maulana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/wakil-ketua-dprd-kaltim-muhammad-samsun-usai-pertemuan-membahas-kondisi.jpg)