Kamis, 9 April 2026

Pilkada Samarinda

Partisipasi Pemilih dalam Pilkada Samarinda Jauh dari Target yang Ditetapkan Pusat

Pilkada Samarinda telah usai. Ini ditentukan saat keputusan Rapat Pleno Penetapan Walikota dan Wakil Walikota Samarinda.

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
PILKADA 2020 - Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat usai rapat pleno penetapan paslon Walikota dan Wakil Walikota Samarinda terpilih menjelaskan jumlah pemilih di Kota Samarinda naik dua persen. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pilkada Samarinda telah usai. Ini ditentukan saat keputusan Rapat Pleno Penetapan Walikota dan Wakil Walikota Samarinda terpilih di Hotel Mercure Samarinda, Jumat (22/1/2021).

Meskipun begitu, ada beberapa catatan dari KPU Samarinda.

Disampaikan oleh Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat kepada TribunKaltim.co di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Dia mengatakan, salah satu catatan tersebut yaitu jumlah pemilih yang tidak sesuai target KPU RI.

Baca juga: DPRD Samarinda Dukung Program 100 Hari Kerja Andi Harun-Rusmadi, Siap Sinergi dengan Pemkot

Baca juga: Sambutan Walikota Samarinda Terpilih, Andi Harun Puji Muhammad Barkati, Sebut Kesatria Politik

Baca juga: BREAKING NEWS KPU Samarinda Rapat Pleno Penetapan Paslon Walikota Terpilih, Tamu Undangan Dibatasi

Dalam target yang ditentukan, jumlah pemilih minimal 77,5 persen.

Namun kenyataan di lapangan jumlah pemilih hanya 51 persen dari total DPT 576.981 orang.

Namun jika dibandingkan pilkada tahun 2015, jumlah pemilih mengalami peningkatan.

Pada tahun tersebut hanya mendapatkan 49,17 persen.

Baca juga: Tersangka Kasus Pasar Baqa dan Paralympic Games Resmi Ditahan Kejari Samarinda

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Samarinda Sebut Andi Harun Bakal Lanjutkan PR Walikota Terdahulu, Penanganan Banjir

Baca juga: Temukan Sabu 3 Kg, Samarinda jadi Perlintasan Narkoba, Satreskoba Potong Jalur Peredaran

Sedangkan di Pilkada 2020 mendapatkan sekitar 51,8 persen.

Ia mengatakan ada beberapa hambatan. Salah satunya saat sosialisasi dengan masyarakat.

Dikarenakan pandemi Covid-19, membuat jumlah masyarakat yang mengikuti sosialisasi berkurang drastis.

Sehingga disinyalir beberapa warga tidak mendapatkan informasi secara jelas selama pelaksanaan pilkada berlangsung.

Belum adanya ketakukan tertular Covid-19 di tempat pemungutan suara (TPS) membuat calon pemilih enggan mendatanginya.

Baca juga: INFO BMKG Prakiraan Cuaca Kamis 21 Januari 2021, Pontianak Cerah Berawan dan Samarinda Hujan Ringan

Baca juga: Samarinda Belum Tetapkan PPKM, Satu Syarat Angka Kematian Sudah Terpenuhi, Dinkes Beri Penjelasan

Baca juga: Ziarah ke TMP dan Makam Pendiri Kota Samarinda, Walikota Ingin Bangkitkan Semangat Motivasi Pemuda

Tapi memang faktanya Di 51,8 persen itu hasil yang tidak bisa pungkiri dan kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat Samarinda.

Meskipun bayang-bayang penyebaran covid-19.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved