Breaking News:

Berita Kukar Terkini

Bupati Kukar Imbau Warga Patuhi Protokol, Edi Damansyah Sebut Kesadaran Warga Adalah Faktor Utama

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengimbau seluruh warga Kukar agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19

TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Bupati Kukar Edi Damansyah. TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI 

TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengimbau seluruh warga Kukar agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Pasalnya, dirinya menegaskan bahwa tidak ada pelarangan aktivitas masyarakat, hanya saja pemerintah melakukan pembatasan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kemarin saya dapat informasi hari Jumat lalu terjadi kerumunan yang luar biasa, karena ada informasi yang salah tidak boleh keluar rumah untuk membeli kebutuhan pokok sembako. Itu kan informasi yang berlebihan,” jelasnya, Selasa, (9/2/2021).

Baca Juga: Dua RT di Graha Indah Balikpapan, Terbanyak Sumbang Kasus Covid-19, Kini Pembatasan Jam Malam

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Muara Rapak Balikpapan, Diduga Truk jadi Biang, Mengangkut Beras

Dirinya mengakui adanya pengendalian, sehingga di pasar juga melakukan pembatasan pada hari sabtu dan minggu.

Bahkan, pemkab dan satgas juga melakukan pengendalian terhadap mobilisasi orang yang akan keluar masuk wilayah Kukar, khususnya Tenggarong dan sekitarnya.

“Untuk pasar, kemarin sabtu minggu kita cek tidak ada aktivitas besar disana, tidak sebesar aktivitas sebelum adanya pembatasan sabtu minggu,” ujarnya.

Edi juga menegaskan, untuk warga yang berjualan di rumah dipersilahkan untuk membuka jualannya, tapi dal kondisi tertentu dirinya meminta situasionalnya diatur.

Baca Juga: Cegah Karhutla di Kutim, BPBD Gelar Apel Gabungan Siaga Kebakaran

Baca Juga: Profil Yurnalis Ngayoh, Tokoh Dayak yang Tutup Usia, Mantan Wagub Berprestasi Bagi Kalimantan Timur

Bukan berarti sabtu dan minggu itu rumah warga yang berjualan ditutup.

Bahkan rumah makan juga tetap buka, tapi dirinya meminta jangan sampai berkerumunan, menurutnya lebih bagus lagi jika membelinya dibungkus.

“Kalau yang jualan dirumah silahkan buka, jangan ditutup rumahnya,” pungkasnya.

Baca Juga: Gara-gara Kaltim Senyap, 3 Pasang Calon Pengantin di Tenggarong Tunda Acara Nikah Mereka

Menurutnya, saat ini dirinya menilai pengaturan sudah berjalan baik, namun ia tetap mengimbau masyarakat, karena ia berpendapat faktor penentunya adalah kesadaran masyarakat.

“Hari ini hari terakhir PPKM, dan akan diperpanjang,” tutupnya.

Penulis : Aris Joni/Editor: Samir Paturusi

Penulis: Aris Joni
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved