Berita Samarinda Terkini
Presiden Jokowi Panggil Lima Gubernur, Salah Satunya Kaltim, Ini yang Dibahas
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Merdeka, Selasa (9/2/2021) petang.
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Merdeka, Selasa (9/2/2021) petang.
Pemanggilan tersebut membahas tentang penanganan Covid-19.
Baca juga: Akhirnya Polri tak Tinggal Diam Dituduh Novel Baswedan Tahan Ustadz Maaher Sakit, Beri Penjelasan
Baca juga: Ramalan Zodiak Lengkap Hari Ini Rabu 10 Februari 2021, Ada Tentang Kesehatan, Asmara, dan Keuangan
Isran Noor mengatakan, ada lima gubernur termasuk dirinya dipanggil oleh presiden. Kelima Gubernur itu melaporkan upaya penanganan Covid-19 masing-masing daerah.
""Ada lima Gubernur yang hari ini diundang Presiden. Kami melaporkan upaya penanganan Covid-19 di daerah dan Presiden memberi beberapa arahan agar penanganan Covid-19 lebih maksimal," kata Isran Noor dikutip dari siaran pers Pemprov Kaltim, Rabu (10/2/2021) pagi.
Isran Noor melaporkan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diawali dengan 5 kabupaten dan kota.
Berikutnya, pelaksanaan PPKM serentak pada Sabtu dan Minggu (6-7/2/2021) atau Minggu prtama hingga waktu yang belum ditentukan.
Baca juga: Kisah Chef Juna Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Bali, 9x PCR, Mati Gaya di RS hingga jadi Parno
Baca juga: Waspada, Aksi Begal Terjadi Lagi di Jalanan Balikpapan, Pelaku Bawa Sajam dan Incar Tas Korban
"Saya laporkan juga operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan, sekaligus pembagian masker," kata Isran Noor lagi.
Selain itu, ia turut melaporkan anggaran penanganan Covid-19 di Kaltim.
Anggaran tersebut berasal dari biaya tidak terduga.
Kemudian, ia juga melaporkan terkait ketersediaan biaya/rumah sakit rujukan Covid-19 di 10 Kabupaten kota.
"Total kapasitas 863 tempat tidur dan terisi 480 tempat tidur. Kita berharap pasien terus berkurang dan tidak ada penambahan," kata Isran Noor.
