Berita Hiburan Terkini

Syam Permana, Lagunya Dinyanyikan Ine Sinthya hingga Inul Daratista, Kini Jadi Pemulung dan Kuli

Kisah pilu Syam Permana, lagunya dinyanyikan Imam S Arifin hingga Inul Daratista, tapi kini ia jadi pemulung dan kuli bangunan untuk bertahan hidup.

tribunjabar/fauzi noviandi
Syam Permana. Kisah pilu Syam Permana, lagunya dinyanyikan Imam S Arifin, Ine Sinthya hingga Inul Daratista, tapi kini ia jadi pemulung dan kuli bangunan untuk bertahan hidup. 

Terakhir sekitar dua bulan yang lalu kerja ikut teman yang tidak jauh dari rumah. Lumayan buat jajan anak," kisah Syam sambil tersenyum.

Selain itu, Syam kini ikut bekerja dengan istrinya segai butuh tani di sawah milik para tetangga yang berjarak sekitar beberapa kilo meter dari tempat tinggalnya.

Syam dan sang istri mulai berangkat kesawah mulai dari pukul 05.00 pagisampai pukul 12.00 siang.

Ia dan Hayati bekerja diswah mulai mengambil, memukul hingga membawa sejumlah karung yang berisikan padi hasil panen.

"Uang yang dihasil sebagai buruh petani paling pencapai Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu per hari, kadang hanya dibayar sama gabah.

Namun, gabah itu dikumpulkan dan untuk dikonsumsi bersama keluarga," tutur Syam yang menggunakan pakaian lusuh dengan rambut yang kurang terurus.

Syam Permana sang pencipta lirik lagu dangudut, dan di populerkan penyanyi papan atas Indonesia, tidak terlalu memilik harapan lebih, dirinya hanya mengingikan kedua anaknya mendapatkan sekolah yang layak.

Dibantu 20 Pengacara

Sebanyak 20 pengacara akan mendamping Syam Permana pencipta puluhan lagu dangdut yang dipopulerkan sejumlah artis terkenal di seperti Inul Daratista, Ine Sintia dan Imas S Arifin untuk mendapatkan haknya sebagai penulis lagu.

Tim kuasa hukum, Anggi Triana Ismail, menjelaskan, berdasarkan Undang - Undang nomer 28 tahun 2014 tentang hak cipta, pasal 7 Syam Permana memiliki hak ekslusif terkait penciptaan atau karyanya.

"Sehingga sejumlah personal atau badan usaha yang berkepentingannya mengkomersilkan karya ciptaan Syam Permana  tidak hanya sekedar izin saja, namun harus membagi royalti," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (8/2/2021).

Namun sejauh ini lanjut dia, dalam beberapa fakta yang ditemukan sejumlah personal atau perusahan yang mengkomersilkan cipataan Syam Permana, tidak ditemukan adanya izin ke pada beliau.

"Terkait ciptaan beliau yang dijual denan sebutan jual, istilah tersebut sebenarnya tidak ada. Hal itu merupakan startegi dari perusahan tempat produksi musik.

Jadi, intinya mereka harus meminta izin kepada pencipta, itu pun harus dilakukan dihadapan notaris dengan sejumlah perjanjian," jelasnya.

Selain itu, Anggi mengaku, telah menemukan surat perjanjian antara Syam Permana dengan sebuah perusahan dan Yayasan, adanya perbuatan sengaja untuk tidak memberikan royalti kepada beliau.

"Dari perjanjian dengan Yayasan dan perusahan tersebut, Syam Permana hanya diberikan sejumlah uang sebesar Rp 800 ribu per dua bulan dalam satu tahun.

Padahal hak yang dimaskud dalam Undang - Undang itu melekat dalam kepada pencipta selam 70 tahun," jelasnya.

Dirinya menambahkan, pihaknya hingga saat ini dengan 20 pengacara tengah mengumpulkan sejumlah bukti-bukti kuat untuk memenuhi hak yang seharusnya didapatkan Syam Permana.

Luna Maya Korek Luka Lama Inul Daratista vs Rhoma Irama, Inul: Aku Mulai dari Kafe, Tempat Pelacuran

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved