Breaking News
Jumat, 17 April 2026

Kapal di Samarinda Terbakar

Kebakaran Kapal di Samarinda, Keluarga Korban Belum Mengetahui Nasib Kerabatnya

Keluarga korban  insiden terbakarnya dua kapal ponton di galangan kapal PT Barokah Galangan Perkasa, Kamis (11/2/2020) pukul 15.15 Wita, harap-harap

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/ NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Kebakaran hebat terjadi di galangan kapal, kawasan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, situasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pihak berwajib saat melakukan garis polisi. TRIBUNKALTIM.CO/ NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Keluarga korban  insiden terbakarnya dua kapal ponton di galangan kapal PT Barokah Galangan Perkasa, Kamis (11/2/2020) pukul 15.15 Wita, masih harap-harap cemas.

Pihak perusahaan yang menaungi kerabatnya yang bekerja menjadi tukang las tersebut tak jua memberi penjelasan.

Baca juga:  Kebakaran Kapal di Samarinda, Pihak Keluarga Karyawan Cemas tak Boleh Masuk Area Perusahaan

Baca juga: Kebakaran Kapal di Samarinda - Datangi Lokasi Kejadian Cari Keponakan, Waluyo: Dia Bagian Ngelas

Keponakan Waluyo (48) bernama Suwardi yang berusia sekitar 30-tahunan, bekerja sebagai tukang las yang secara khusus melakukan repairing atau memperbaiki bagian kapal besi di galangan kapal.

"Suwardi (keponakannya) di situ bagiannya ngelas, saat ini belum didapatkan (belum pulang ke rumah). Kita belum dapatkan informasi dari pihak perusahaan. Makanya kami ke sini mencari informasi," sebut Waluyo, saat ditemui di sebuah dermaga kapal tradisional sekitar TKP kebakaran, Jumat (12/2/2021) dini hari.

Dermaga tersebut juga berada di kawasan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, sekitar 500 meter dari tempat terbakarnya kapal ponton pengangkut bahan bahar minyak.

Perusahaan terkesan tertutup. Waluyo yang sudah memastikan keponakannya tersebut bekerja di galangan itu pun semakin cemas.

Baca juga: Kabar Gembira, Harga Mobil & Sepeda Motor Baru Lebih Murah, Pemerintah Diskon PPnBM, Cek Detailnya

Baca juga: Lengkap Arti, Ini 76 Ucapan Selamat Imlek 2021 dalam Bahasa Mandarin, Indonesia dan Inggris, Gambar

Ia mengaku mendapat kabar dari media sosial yang mengabarkan bahwa terjadi insiden kebakaran di galangan kapal tempat keponakannya bekerja.

Ledakan yang terekam kamera ponsel netizen membuatnya semakin khawatir akan kondisi Suwardi.

"Belum ada, belum ada (dari perusahaan mengabarkan). (Sudah pastikan) Suwardi memang kerja di situ, kabarnya ya tau dari media sosial aja, tapi memang sampai malam ini belum pulang," tegas Waluyo, yang datang dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Ia menyatakan begitu datang, langsung menuju ke dermaga Pulau Atas tersebut. Ia dengan kebingungan bertanya pada warga setempat terkait insiden yang terjadi.

Mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, sembari mencari informasi untuk bisa bertemu dengan pihak perusahaan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved