Jumat, 24 April 2026

Berita Tana Tidung Terkini

Mengenal Sosok Ibrahim Ali, dari Pegawai Honor Disbun hingga Jadi Bupati Tana Tidung Terpilih

Sosok Ibrahim Ali tidak pernah disangka karirnya di dunia politik terus bersinar dan gemilang. Bagaimana tidak, dari semula tidak berpikir untuk terj

Penulis: Risnawati |
TRIBUNKALTIM.CO/BELLA
Bupati KTT terpilih, Ibrahim Ali saat foto bersama Pemimpin Redaksi TribunKaltim.co Ade Mayasanto di kediaman Ibrahim Ali yang berada di Kota Tarakan. TRIBUNKALTIM.CO/BELLA 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Sosok Ibrahim Ali tidak pernah disangka karirnya di dunia politik terus bersinar dan gemilang.

Bagaimana tidak, dari semula tidak berpikir untuk terjun ke dunia politik hingga akhirnya dia menjadi Bupati Tana Tidung terpilih.

Pria kelahiran Nunukan itu mengaku bukan dari keluarga mampu.

Untuk membiayai kuliahnya saja, dia harus kerja serabutan lantaran orang tuanya tak mampu membiayai kuliahnya.

Baca juga: Kemenpolhukam Petakan Ancaman, 2 Objek Vital Nasional di Kaltim jadi Perhatian

Baca juga: Kasus Covid-19 Turun di Balikpapan, Walikota Rizal Effendi tak Berani Ambil Kesimpulan

"Saya dulu tidak berpikir untuk menjadi politisi, saya dulu berpikirnya mudah-mudahan saya bisa masuk pegawai Dinas Perkebunan, jadi dulu itu saya mengidolakan bisa bekerja di Dinas Perkebunan," ujarnya, Rabu (18/2/2021) kemarin.

Saat honor di Dinas Perkebunan, dirinya juga nyambi di KONI, dan mengajar di SMK Nunukan.

Tak hanya itu, dia juga sempat menjadi PPL Pertanian.

Pada tahun 2007, keinginannya pun berubah, dari yang mendambakan bekerja di Dinas Perkebunan, akhirnya memantapkan hati untuk terjun ke dunia politik.

"Waktu itu ada kakak sepupu saya yang mau maju menjadi Bupati di Tana Tidung, saya diminta untuk mendampingi beliau saat itu. Ya sudah saya putuskan, sepertinya jiwa saya tidak ada di pemerintahan, saya akhirnya fokus ke Tana Tidung mendampingi beliau," katanya.

Pria kelahiran 38 tahun silam itu menyampaikan, ayahandanya sempat tidak merestui dirinya terjun ke politik dan lebih memilih anak bungsunya itu menjadi pegawai negeri sipil.

Namun dengan tekat yang bulat, sebulan sebelum kepulangan sang ayah menghadap Sang Pencipta, Ibrahim Ali kala itu meminta izin ke ayahnya dan berkata tak akan mengambil saran dari ayahnya.

Ia memilih akan fokus di dunia politik.

"Alhamdulillah karena restu beliau, di 2009 pada saat itu Pak Undun yang menjadi Bupati pertama Tana Tidung. Jadi saya putuskan tidak kemana-mana dan fokus untuk membangun Tana Tidung saja," tuturnya

"Kemudian di 2012 mantapkan hati untuk terjun ke politik dan diminta untuk mendampingi Pak Nurdin sebagai Ketua DPD PAN pertama saat itu. PAN di 2009 itu nol kursi di DPRD," ujarnya.

Kemudian 2014, dia memantapkan hati maju di Pemilihan Legislatif 2014 dan mendapat peringkat ke-3 suara terbanyak saat itu.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved