Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Delapan Tanaman Hias Senilai Rp 2,5 Juta Milik Warga Tarakan Raib Dicuri Maling dalam Semalam

Mahalnya harga tanaman hias membuat pencuri di Tarakan nekat menggondol tanaman yang tumbuh dalam pot mungil nan cantik. Nurhikmah, korban pencurian,

HO/FB NURHIKMAH
Penampakan tanaman hias milik Nurhikmah sebelum raib dicuri maling 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN– Mahalnya harga tanaman hias membuat pencuri di Tarakan nekat menggondol tanaman yang tumbuh dalam pot mungil nan cantik.

Nurhikmah, korban pencurian, mengaku kehilangan 8 jenis tanaman hias miliknya.

Warga Kelurahan Mamburungan itu mengatakan, bahkan ada tanaman yang dicuri beserta potnya.

Baca juga: Saksi Mata Pertama di Kebakaran Prapatan Balikpapan, Bangunkan Warga Pakai Palu, Dipukul ke Tiang

Baca juga: BREAKING NEWS Dini Hari Jago Merah Beraksi di Balikpapan, Lahap Pertokoan Warga di Prapatan

"Delapan bunga (tanaman hias) saya dicuri, ada bunga saya itu dengan pot-potnya lah dicuri. Kalau rak bagian bawah nggak ada yang dicuri, cuma rak tengah sama atas saja," ujarnya, Kamis (18/2/2021).

Atas kehilangan 8 tanaman hias miliknya itu, dia mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Adapun bunga yang dicuri itu, yakni jenis Red Sumatra beserta induk dan anakannya, 4 Suksom Jaipong, 1 Red Anjamani, dan 2 Pink Anjamani.

"Red Sumatra berkisar Rp 1 juta, Suksom Jaipong Rp 800 ribu empat pot itu. Kalau Red Anjamani Rp 350 ribu, Pink Anjamani juga Rp 350 ribu," ungkapnya.

Dia mengatakan tanaman hias tersebut telah dirawatnya hampir 8 bulan lamanya, sebelum akhirnya dicuri orang.

Raibnya tanaman hias tersebut, ia ketahui saat orangtuanya hendak pergi salat subuh di masjid.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tarakan Iptu Muhammad Aldi melalui Kanit Resum Aiptu Arief Rifai Safei mengatakan, pihaknya belum menerima laporan kehilangan tanaman hias.

Baca juga: Sering Dikritik, Gubernur Kaltim Isran Noor: Saya dan Wagub Sangat Senang Ketika Ada Kritikan

Baca juga: Andi Harun Hadiri Pertemuan Jelang Muswil KKSS Kaltim, Alimuddin Disebut sebagai Bakal Calon Ketua

Dia menyampaikan perkara pencurian tanaman hias ini memang cukup sulit untuk membuktikannya.

Meski begitu, pihaknya tentu harus menerima laporan pencurian.

Jika kerugian yang dialami korban mencapai Rp 2,5 juta, dia menyampaikan pelaku dapat dikenakan tindak pidana.

“Kalau harga tanaman siapa yang menentukan, kecuali ada nota pembelian misalnya. Kalau kerugian korban di bawah Rp 2,5 juta, pelaku hanya bisa dikenakan tindak pidana ringan,” tuturnya.

Penulis: Risnawati | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Risnawati
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved