Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Diduga Proyek Bodong Rp 50 M, Kejati Kaltim Eksekusi Dirut Perusda PT MGRM

Aliran dana yang diselewengkan oleh IR berasal dari Pertamina Hulu Mahakam sebesar Rp 70 miliar.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bertempat di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) Kamis, (18/2/2021) sekitar pukul 16.00 Wita.

Pihak Kejati Kaltim menetapkan satu orang tersangka kasus dugaan korupsi di perusahaan daerah (Perusda) PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM).

Janji korps adhyaksa mengusut dugaan rasuah di tubuh perusahaan daerah Perusda PT MGRM ini, ditepati dengan menetapkan seorang pria berinisial IR sebagai tersangka.

Baca juga: NEWS VIDEO Satgas Covid-19 Berau Diminta Tak Kendor Terapkan Prokes

IR diketahui menjabat sebagai direktur.

Kepala Kejati Kaltim Deden Riki Hayatul Firman, melalui Asisten Bidang Tindak Pidanan Khusus (Aspidsus) Kejati Kaltim, Prihatin menyampaikan pada awak media yang hadir bahwa penanganan kasus dugaan korupsi senilai Rp 50 miliar ini sudah berjalan sejak Jumat, 8 Januari lalu.

Dua pekan menghimpun saksi dan alat bukti, persisnya pada Selasa, 22 Januari 2021.

Tim penyidik Kejati Kaltim telah membuat kesimpulan jika dalam tubuh PT MGRM telah terjadi sebuah tindak pidana. 

"Tepatnya pada tanggal 8 (Februari) kami melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan.

Lantaran berhalangan datang jadi kami jadwalkan ulang pada hari ini," jelas Prihatin dalam rilisnya, (18/2/2021). 

Rupanya saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi. IR memenuhi unsur dan alat bukti hingga statusnya pun ditingkatkan menjadi tersangka. 

Halaman
123
Penulis: Mohammad Fairoussaniy
Editor: Ardians
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved