Breaking News:

Berita Bontang Terkini

Pemkot Bontang Buka Rekruitmen PPPK 2021, Tenaga Pengajar Paling Banyak Dibutuhkan

Rekruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021 di Bontang, didominasi tenaga pengajar.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Samir Paturusi
Kompas.com
ILustrasi-Rekruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021 di Bontang, didominasi tenaga pengajar. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG-Rekruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021 di Bontang, didominasi tenaga pengajar.

Hal itu dikemukakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Bontang, Sudi Priyanto saat dikonfirmasi, Senin (22/02/2021).

Dikatakan Sudi, Pemkot Bontang telah mengusulkan kuota penerimaan PPPK tahun 2021 sebanyak 335 orang.

Baca juga: Terkait Kasus PT MGRM, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi Minta Pejabat Perusda Sering Dirolling

Baca juga: Lakalantas di Jalan Trans Kaltim, Satu Warga Samarinda Meninggal Dunia

Diantaranya, untuk tenaga guru ada 158 dan 30 orang guru agama.

Sementara, sisanya untuk tenaga kesehatan hanya 67 dan tenaga teknis sebanyak 80 orang.

"Kali masih kami masih prioritaskan tenaga pengajar," ungkapnya.

Ia beberkan, untuk jabatan penerimaan PPPK tenaga kesehatan, bukan kokter dan dokter spesialis, namun hanya tenaga kesehatan lainya seperti perawat.

Baca juga: Seorang Perwira Menengah di Polresta Samarinda Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Baca juga: Nasib Karyawan Jasa Pencucian di Tenggarong Kukar, Tenggelam Bersama Mobil, Ditemukan di Hari Ketiga

Sedangkan untuk PPPK tenaga teknis yang akan diproritaskan adalah jabatan yang memiliki keahlian.

"Kalau untuk tenaga teknis itu yang dibutuhkan kemungkinan seperti IT, Infrastruktur, dan Instruktur. Itu sesuai intruksi pusat," bebernya.

Lebih lanjut ia jelaskan, jika besaran kuota tersebut masih sebatas usulan. Saat ini pihaknya masih menunģgu persetujuan dari Kemenpan RB.

Baca juga: Walikota Balikpapan Rizal Effendi Dukung Syarat Kewajiban Rapid Antigen Masuk ke RT dalam PPKM Mikro

Sementara untuk jadwal pelaksaan dan ketentuan proses seleksi juga masih menunggu ketentuan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

"Saat ini kami masih menunggu kepastian informasi tersebut dari pusat," pungkasnya.

Penulis: Ismail Usman/Editor: Samir Paturusi

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved