Berita Nunukan Terkini
Mendiang Mantan Wabup Asmah Gani di Mata Welson Ketua Komisi II DPRD Nunukan
abar kepergian mendiang Hj Asmah Gani meninggalkan sejumlah kesan dan pesan bagi keluarga dan kerabat dekat
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Kabar kepergian mendiang Hj Asmah Gani meninggalkan sejumlah kesan dan pesan bagi keluarga dan kerabat dekat.
Sama seperti yang dirasakan oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Welson.
Legislator fraksi Golkar di Nunukan itu mengaku kabar meninggalnya mendiang Hj Asmah Gani membuat dirinya kehilangan sosok ketua sekaligus sesepuh.
"Beliau sesepuh kita. Semasa hidup beliau banyak beri arahan dan nasehat kepada kami, khususnya kader fraksi Golkar," tutur Welson kepada TribunKaltara.com, melalui telepon seluler, Selasa (23/02/2021), sore
Baca Juga: Kasus Korupsi Bupati Ismunandar, Kepala Dinas PU Kutim Dituntut 4 Tahun dan Denda Rp 250 Juta
"Beliau sosok yang memang peduli dengan kader Parpol, utamanya DPC Golkar di Nunukan," kata Welson.
Welson mengatakan, dirinya kaget saat mendengar kabar kepergian mendiang Hj Asmah Gani dari stafnya melalui telepon seluler.
"Saya dengar berita tadi pagi dari staf saya. Di sini Krayan jaringan kurang baik. Saya kaget beliau sudah dipanggil Tuhan," ucapnya.
Welson katakan, ia beberapa hari lalu sempat mencari tahu kondisi terakhir mendiang Hj Asmah Gani melalui anaknya yang berada di Tarakan.
"Saya sempat hubungi ibu cici (Siti Raudah anak mendiang Hj Asmah Gani). Anak beliaukan Sekretaris Komisi III DPRD Nunukan. Saya tanya kondisi beliau, katanya sudah baik," ujarnya.
Menurut Welson, mendiang merupakan sosok yang tegas dalam memberikan keputusan. Tak hanya itu, bagi Welson mendiang Hj Asmah Gani memiliki kepedulian sosial yang sangat tinggi.
"Walaupun saya baru 2 tahun kenal dekat dengan beliau, tapi saya akui orangnya tegas dalam memberikan keputusan. Bukan banyak bicara. Jiwa sosialnya tinggi," tuturnya.
Dia beberkan, terakhir bertemu mendiang Hj Asmah Gani saat rapat bersama kader fraksi Golkar di Sekretariat DPC Golkar.
Bahkan, sempat berikan pesan agar kader fraksi Golkar di Nunukan harus menjaga solidaritas.
"Beliau berpesan kepada kami untuk tetap solid jalin komunikasi yang baik sesama kader Golkar. Bahkan beliau pesan kepada saya untuk besarkan marwah partai di Krayan. Saya sempat satu pesawat ke Jakarta November 2020 lalu, banyak wejangan yang beliau berikan," ungkap Welson.
Di akhir penyampaian, Welson turut mendoakan kepergian mendiang Hj Asmah Gani kepada pangkuan Ilahi.
"Kami kehilangan sosok Ketua DPC Golkar di Nunukan. Saya sangat kehilangan sosok pemimpin yang bijaksana. Semoga beliau diterima di sisi Tuhan yang maha kuasa. Dan keluarga yang ditinggalkan selalu tabah dan ikhlas," imbuhnya.
Sebelumnya, mendiang menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Tarakan, malam tadi sekira pukul 23.10 Wita.
Diketahui, mendiang Hj Asmah Gani jabat anggota Komisi I DPRD Kaltara periode 2019-2024.
Sementara ia jabat sebagai Wakil Bupati ke-2 periode 2011-2016.
Wanita kelahiran 17 Agustus 1954 itu menutup usianya yang ke-66 tahun. Jenazah Hj Asmah Gani telah dikebumikan di Kota Tarakan, siang tadi.
Saya Kehilangan Tokoh Perempuan
Jenazah Hj Asmah Gani telah dimakamkan di Kota Tarakan, Selasa (23/02/2021) siang.
Kabar duka atas meninggalnya Legislator Kalimantan Utara itu, tak sedikit warga yang kehilangan sosok mendiang Hj Asmah Gani.
Mantan Wakil Bupati Nunukan ke-2 itu menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Tarakan, malam tadi sekira pukul 23.10 Wita.
Anggota Komisi I DPRD Kaltara itu lahir pada 17 Agustus 1954. Mendiang Hj Asmah Gani menutup usianya yang ke-66 tahun.
Baca Juga: Evaluasi PPKM Mikro di Balikpapan, Kelurahan Inventarisir Kebutuhan Posko Covid-19 Tingkat RT
Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris, mengatakan ia merasa kehilangan sosok tokoh perempuan di Kaltara.
Pasalnya, semasa hidupnya, mendiang selalu menjadi tempat Norhayati Andris melakukan koordinasi sebelum mengeluarkan keputusan politik untuk publik Kaltara.
"Saya baru dapat kabar tadi siang dari Sekwan. Karena saya belakangan ini berada di Desa Long Telenjau. Lagi Blankspot. Saya sangat kehilangan tokoh perempuan Kaltara. Beliau sering tempat saya berkoordinasi. Sebelum keluarkan keputusan saya sering minta pertimbangan beliau," kata Norhayati Andris kepada TribunKaltara.com, melalui telepon seluler, pukul 16.00 Wita.
Menurut legislator PDI-P itu, dirinya terkahir dua minggu lalu sempat berkomunikasi dengan mendiang via telepon seluler.
"Dua minggu lalu saya terakhir komunikasi dengan beliau lewat telepon. Awalnya beliau dirawat di rumah sakit Pertamedika Tarakan. Lalu dirujuk ke RSUD Kaltara di Tarakan. Sempat beliau minta tolong ke saya, karena sudah dua jam dia menunggu kepastian dari rumah sakit tempat untuk dirawat. Beliau minta cepat dapat perawatan," ucapnya.
Baca Juga: PPKM Mikro di Balikpapan, Walikota Rizal Effendi: Kelonggaran, Jangan Sampai Kerumunan Menjadi-jadi
Lanjut Norhayati, tanpa menunggu lama, dirinya langsung menghubungi Direktur RSUD Tarakan untuk membantu mendiang Hj Asmah Gani segera dapatkan perawatan.
"Saya langsung telepon anggota di sana. Beliau langsung ditangani di RSUD Tarakan. Saya minta Pak Hasbi (Direktur RSUD) untuk pantau kesehatan beliau termasuk apa yang dibutuhkan," ujarnya.
Norhayati mengaku, mendengar dari pihak keluarga mendiang, Hj Asmah Gani memiliki riwayat jantung dan alami obesitas.
"Saya dengar dari keluarga beliau, almarhum memang ada sakit bawaan jantung dan alami obesitas. Itu yang membuat imun tubuh beliau lemah," tuturnya.
Dia menyampaikan turut berduka cita atas kepergian mendiang Hj Asmah Gani.
Bagi Norhayati, mendiang Hj Asmah Gani sosok yang tegas, punya komitmen yang besar untuk membangun Kaltara.
"Beliau itu sesepuh, senior kami. Kalau di grup DPRD ada yang harus saya berikan keputusan, beliau langsung telepon saya secara pribadi. Kata beliau, ananda semangat, ananda saya percaya apa yang menjadi keputusan ananda, itu terbaik bagi kita semua. Jangan mudah putus asa dan merasa kecewa," ungkap Norhayati mencontohkan wejangan yang selalu diberikan mendiang Hj Asmah Gani.
Penulis F Felis | Editor: Budi Susilo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dprd-kabupaten-nunukan-welson.jpg)