Breaking News:

Berita Penajam Terkini

Cuaca Buruk, BPBD Penajam Paser Utara Minta Nelayan Perhatikan Kondisi Kapal

Kondisi cuaca yang tak menentu berdampak buruk terhadap perekonomian nelayan yang ada di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara.

TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Situasi kapal nelayan terpakir, di pinggir pantai Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kondisi cuaca yang tak menentu berdampak buruk terhadap perekonomian nelayan yang ada di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur

Pasalnya sebagian nelayan yang ada di daerah tersebut saat ini hanya mengandalkan mencari ikan di laut.

Hal ini juga diperparah kondisi Covid-19 yang masih berpengaruh besar terhadap ekonomi masyarakat di Kecamatan Penajam.

Jamil Milu salah satu Nelayan Kelurahan Penajam mengungkapakan bahwa dirinya kerap kali pulang tanpa membawa tangkapan ikan atau pulang terpaksa dari laut.

Baca juga: Daerah Calon Ibu Kota Negara di Penajam Paser Utara, Klaim Tidak Memiliki Desa Berstatus Tertinggal

"Cuaca sekarang berubah-ubah, kadang kita berangkat pagi belum sampai tujuan tiba-tiba angin kecang. Kalau sudah gitu mau tidak mau kita pulang," kata Jamil, Minggu (28/2/2021).

Dirinya juga menjelsakan saat ini melaut menjadi mata pencarianya dan dirinya tidak memiliki keahlian lain di luar itu.

"Bisanya kita cuman cari ikan, kalau cari kerjaan lain di darat juga sulit apa lagi sekarang masih corona," ungkapnya.

Baca juga: Amankan Aset Pemerintah di Ibu Kota Negara, BKAD Penajam Paser Utara Sudah Pasang Plang di 30 Titik

Menyikapi hal tersebut, Nurlaila Kepala bidang kedaruratan dan logistik BPBD Penajam Paser Utara (PPU) meminta nelayan untuk dapat benar-benar memperhatikan kondisi kapal dan kelengkapan lainnya dalam melaut.

"Kondisinya kita tidak dapat melarang nelayan kita melaut, tapi kita berharap nelayan-nelayan kita di daerah betul-betul memperhatikan kelengkapan keselamatan pada saat melaut," tuturnya.

"Salah satunya memastikan kondisi mesin dengan keadaan baik dan kelengkapan keselamatan dapat diperhatikan," harap Nurlaila.

Baca juga: Pelaku Curanmor di Balikpapan Bawa Kabur Motor Tukang Ojek, Jual ke Penajam Paser Utara Rp 1,5 Juta

Perlu diketahui baru-baru ini terdapat nelayan Penajam Paser Utara yang meninggal dunia pada saat melaut dan sempat hilang.

Hal ini menjadi alasan sebagian nelayan di daerah tersebut untuk tidak melaut pada saat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Penulis Dian MS | Editor: Budi Susilo

Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved