Virus Corona di Samarinda
Walikota Samarinda Andi Harun Canangkan Pasar Tangguh Covid-19, 50 Pedagang Divaksin Corona
Ada 300 pedagang Pasar Pagi Samarinda, menerima suntik Vaksin Covid-19, di Kantor UPTD Pasar Pagi, Kota Samarinda
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ada 50 pedagang Pasar Pagi Samarinda, menerima suntik Vaksin Covid-19, di Kantor UPTD Pasar Pagi, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis (4/3/2021).
Vaksinasi tersebut merupakan bagian dari vaksinasi tahap dua di Kota Tepian julukan Kota Samarinda.
Andi Harun, Walikota Samarinda, menuturkan bahwa Vaksinasi Covid-19 harus dimasifkan. Dan vaksinasi yang berikan kepada pedagang ini salah satu langkah Pemkot dalam penanggulangan Virus Corona.
"Vaksinasi adalah satu upaya kita dalam peningkatan intensitas penanggulangan Covid-19," ucapnya kepada Tribunkaltim.co.
Baca juga: Jadi Walikota Samarinda, Andi Harun Yakin Elektabilitas Partai Gerindra Meningkat Jelang Pemilu 2024
Ia melanjutkan, vaksinasi yang dilakukan kepada para pedagang tersebut, merupakan langkah menuju program Pasar Tangguh Covid-19.
Pasar Tangguh ini akan memberlakukan intensitas pendisiplinan protokol kesehatan. Dari tadinya di pasar dirasa kurang penerapan protokol kesehatan dengan pencanangan Pasar tangguh Covid-19.
Para pedagang dan para pembeli, dengan kesadarannya sendiri, mau terlibat memakai masker menjaga jarak dan mencuci tangan.
"InsyaAllah dengan semua taat mentaati 3 M, maka mata rantai Covid-19 terisoler," ujarnya.
"Sehingga suatu saat Samarinda benar-benar menjadi tangguh Covid-19," lanjutnya.
Diinformasikan, bahwa target vaksinasi di Pasar Pagi Samarinda berjumlah 300 dosis vaksin untuk 1.750 pedagang.
Tetapi adanya pembatasan per-harinya vaksinasi dibatasi sebanyak 50.
Baca juga: Mengenal Kampung Tangguh, Penanganan Covid-19 di Samarinda ala Walikota Andi Harun-Wawali Rusmadi
Sementara itu, diungkapkan oleh Ismed Kusasih, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, ia merasa senang melihat antusias dari para pedagang yang mau divaksin.
Ini membuktikan bahwa masyarakat sekarang percaya bahwa vaksin itu adalah salah satu cara memutus rantai Covid-19.
"Bahkan ada salah satu pendaftar yang masuk kategori lansia," tuturnya.
Baca juga: Walikota Samarinda Andi Harun dan Wakilnya Rusmadi Gelar Rapat Perdana Bahas Penanganan Covid-19
Selanjutnya, nanti akan ada lagi vaksinasi di pasar lain selain dari pasar Pagi Samarinda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pasar-pagi-samarinda-tangguh.jpg)