Senin, 8 Juni 2026

Berita Samarinda Terkini

Peserta MTQ Mugirejo Sungai Pinang Samarinda, Menggugah Semangat Kaderisasi Qurani

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 43, berlangsung sampai Jumat 5 Maret di Kecamatan Sungai Pinang bertempat di Kantor Kelurahan Mugirejo.

Tayang:
Penulis: Nevrianto | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI
MTQ SUNGAI PINANG - Peserta mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 43 berlangsung sampai Jumat 5 Maret di Kecamatan Sungai Pinang bertempat di kantor Kelurahan Mugirejo, 27 Februari sampai 5 Maret 2021, Jumat (5/3/2021). Dari MTQ diharapkan kaderisasi generasi Qurani terus berlanjut.  

"Terpampang dengan paduan warna," lanjut Mahmutya.

Lurah Mugirejo Syarif Hidayat berharap dari pelaksanaan MTQ seluruh warga meningkatkan iman dan taqwa.

"Meskipun ditengah pandemi covid 19.Iman harus tetap dijaga selain imunitas," sebutnya.

Baca juga: Masih Masa Pandemi, MTQ Provinsi Kaltara Bakal Digelar Secara Virtual

Ahmad Fauzi Abdurrahman (29), peserta MTQ, ustad dari Kecamatan Sungai Pinang sangat mengapresiasi kepedulian Camat Sungai Pinang dan Lurah Mugirejo.

"Saya sendiri saja karena kondisi pandemi belum bisa melibatkan keluarga karena mereka belum banyak menyaksikan," ujarnya. 

"Kita apresiasi kendati ditengah pandemi covid 19 masih mewabah tak mematikan langkah mencari kader qurani," katanya. 

Suasana tetap berbeda karena lebih sepi ketimbang MTQ dimasa normal.

Baca juga: Tak Lolos Kompetisi Mengaji Nasional, Gadis Asal Kutim Tetap Semangat dan Siapkan Diri ke MTQ Padang

Penonton sangat kelihatan perbedaannya di ruang yang dibatasi diluar daripada ruang peserta MTQ dan bisa menyakiskan jalannya MTQ melalui layar lebar tv yang disediakan di kantor Kelurahan Mugirejo.

"Maupun di Media Sosial Youtube dan Instagram," tutur peserta yang juga dosen di IAIN serta pembina tahfidz di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Baca juga: Oknum Kepolisian Pelaku Amoral Terhadap 5 Bocah SD, Pernah Juara MTQ dan Masuk Dangdut Academy

Ahmad Fauzi Abdurrahman, yang merupakan lulusan kuliah jurusan fiqih dan sarjana usul fiqih di Hadramaut negara Yaman.

Kemudian S2 hukum keluarga Islam IAIN mengungkapkan mengikuti MTQ bukan karena ingin menang atau hadiah.

"Saya ikut MTQ semata mata karena niat regenerasu berdakwah dan berusaha membangkitkan semangat kaderisasi tahfiz," jelasnya.

Penulis Nevrianto Prasetyo | Editor: Budi Susilo

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved