Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Kasus Kematian Munir, Suciwati: Ada Pengabaian Serius dalam Kasus Pembunuhan Suaminya

Istri Aktivis HAM Munir Said Thalib, Suciwati mengatakan, terdapat tindaan pengabaian dalam proses penanganan pembunuhan suaminya.

Editor: Wahyu Triono

TRIBUNKALTIM.CO - Istri Aktivis HAM Munir Said Thalib, Suciwati mengatakan, terdapat tindaan pengabaian dalam proses penanganan pembunuhan suaminya.

Menurutnya, hal itu terlihat dari sikap presiden yang justru memberi jabatan pada para terduga pelaku pembunuhan Munir.

Dilansir oleh Kompas.com, dalam diskusi daringnya, Suciwati menuturkan, pengabaian atas kejahatan kasus Munir terlihat dari para pelakunya yang dibiarkan bebas tanpa peradilan yang adil.

Bahkan dijadikan orang kepercayaan oleh presiden.

Suci tak menyebut secara spesifik siapa saja tokoh yang diangkat dalam jajaran pemerintahan yang merupakan terduga pemufakatan jahat dalam kasus meninggalnya Munir.

Baca juga: Pollycarpus Meninggal Usai Terinfeksi Covid-19, Pilot Senior yang Jadi Terpidana Pembunuhan Munir

Namun, ia mengungkap beberapa pejabat yang diduga pernah terlibat dalam kasus pelanggaran HAM lainnya yakni Wiranto.

Ada pun Wiranto diangkat Presiden Joko Widodo sebagai Menko Polhukam periode 2014-2019. Ia diduga terlibat dalam kasus pelanggaran HAM berat tahun 1997, 1998, dan 1999.

Kemudian ia juga menyebut nama Hendropriyono yang juga pernah mendapat jabatan di pemerintahan Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Hendropriyono juga diduga terlibat dalam kasus pelanggaran HAM masa lalu di Dusun Talangsari, Lampung, pada 1989.

Baca juga: 7 September 2004, Mengenang 16 Tahun Kematian Aktivis HAM Munir, Kasusnya Kini?

Oleh karena itu, Suciwati merasa sia-sia untuk percaya pada pemerintahan saat ini. Ia bahkan tidak datang ketika diundang untuk bertemu Presiden Joko Widodo.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved