Berita Paser Terkini
Samakan Persepsi, Bupati Paser Menyambut Baik Rakor Pengarusutamaan Gender
Pemkab Paser menggelar rapat koordinasi (Rakor) Pengarusutamaan gender (PUG) dan Pemberdayaan Perempuan, di ruang rapat Sadurengas
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Pemkab Paser menggelar rapat koordinasi (Rakor) Pengarusutamaan gender (PUG) dan Pemberdayaan Perempuan, di ruang rapat Sadurengas Kantor Bupati Paser. Senin, (22/3/2021).
Kegiatan ini dibuka Plt Asisten Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Paser Hulaimi dan dihadiri kepala Organisasi Perangkat Daerah.
Baca juga: Bisnis Ikan Cupang di Kabupaten Paser jadi Tren di Tengah Pandemi Covid-19
Baca juga: Tiga Pesepakbola Paser Ikut Seleksi Timnas, Ketua Askab PSSI Harap Tim Penilai Objektif
Sementara para kepala desa, lurah dan camat, mengikuti rakor ini secara virtual melalui zoom meeting.
Plt Asisten Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Paser Hulaimi menyampaikan, rakor ini penting dilakukan untuk menyusun program responsif gender atau program yang melibatkan perempuan mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.
"Melalui rakor PUG ini, nantinya semua program pemerintah mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, menyertakan perempuan dalam setiap kegiatan," kata Hulaimi.
Lebih lanjut, Ia mengatakan, Bupati Paser menyambut baik adanya kegiatan ini dengan tujuan dapat menyamakan persepsi dan komitmen bagi para pembuat kebijakan di daerah.
"Pembuat kebijakan dapat menyusun program kegiatan, membangun kelembagaan PUG, mengkoordinasikan dan menyinkronisasi program kegiatannya," terang Hulaimi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Paser Hadijah mengatakan program PUG bukan hanya tugas instansi yang Ia pimpin, melainkan perlu keterlibatan semua pihak.
"Kesetaraan gender ini bukan hanya tugas kami, tapi seluruh komponen masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha. Semuanya punya peran agar perempuan terlibat di setiap kegiatan pembangunan," tandas Hadijah.
Baca juga: Jatam Kaltim Soroti 60 Bekas Galian Tambang Batu Bara di Paser, Pemerintah Harus Bertindak
Ia berharap, setiap instansi menyusun program yang melibatkan perempuan dalam kegiatannya.
Dengan rakor ini juga lanjutnya, program yang melibatkan perempuan di setiap instansi dapat terintegrasi dengan baik.
"Dengan rakor ini akan mengintegrasikan kebijakan OPD Kabupaten, Kecamatan dan Desa yang responsif gender, menuju Kabupaten Paser yang maju, mandiri, adil dan sejahtera," tutur Hadijah.
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Mathias Masan Ola
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rakor-pug.jpg)