Berita Nasional Terkini
Warga Temukan Janin Tanpa Kaki, Tangan dan Kepala, PCNU Sumenep Nilai Ini Sangat Langka
Penemuan mayat janin di Masalembu membuat geger warga masyarakat setempat. Dugaan sementara, ini akibat perbuatan aborsi
Dia mengatakan di tengah perkembangan dunia yang sekarang ini sangat modern dan tidak terkendali, berharap tidak terulang kembali.
Orang makin individualis, materialis, orang makin sinis tanpa memikirkan kanan kiri, dan bahkan tanpa memikirkan sanak saudara.
"Ini kasus sangat luar biasa," katanya.
Atas nama NU Sumenep, pihaknya berharap kepada masyarakat untuk selalu mendekatkan diri hanya kepada Allah SWT.
Fakta Klinik Aborsi Ilegal di Jakarta
Di tempat terpisah, berita sebelumnya. Deretan fakta Klinik Aborsi ilegal di Jakarta, dibuang ke septic tank sampai cari mangsa di dunia maya.
Pihak Polda Metro Jaya menggerebek Klinik Aborsi ilegal di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, 10 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Para tersangka ialah pemilik klinik, dokter, dan pelanggan aborsi.
Mereka adalah LA (52), DK (30), NA (30), MM (38), YA (51), RA (52), LL (50), ED (28), SM (62), dan RS (25).
LA merupakan pemilik klinik, DK sebagai dokter, NA sebagai kasir, MM petugas USG, YA dan LL sebagai pembantu dokter.
RA menjaga pintu klinik, ED cleaning service dan penjemput pasien, SM pelayan pasien, dan RS sebagai pasien.
"Kita amankan 10 orang beserta barang bukti seperti alat tabung oksigen, alat untuk USG, sampai beberapa obat kita sita," kata Yusri saat merilis kasus ini, Rabu (23/9/2020).
Berikut ini deretan fakta-faktanya :
1. Beroperasi sejak 2017
