Senin, 20 April 2026

Berita PPU Terkini

Anggota DPRD PPU Sebut Kendala Pupuk Subsidi Karena Petani Belum Pakai E-Tani

Anggota DPRD PPU Sujiati menyebutkan bahwa permasalahan pupuk subsidi saat ini karena petani belum memakai e-tani atau kartu petaini.

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Anggota Komisi II DPRD PPU , Sujiati.TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dari Fraksi Partai Gerindra, Sujiati menyebutkan bahwa permasalahan pupuk subsidi saat ini karena petani belum memakai e-tani atau kartu petaini.

Meskipun menurutnya penyaluran pupuk subsidi juga sudah mulai tertib saat ini di Kabupaten PPU.

"Jadi untuk kekurangan pupuk itu karena kartu E-Tani jadi sekarang permasalah pupuk yang ada di Kecamatan Babulu itu sekarang bukan karena kelangkaan pupuk tapi karena kendala belum memakai e-tani," ucap Sujiati, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Kisah Gigih Anak Petani Ingin Jadi Polisi, Pulang-Pergi Seberangi Lautan Siapkan Uang Rp 1,8 Juta

Baca juga: Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Anggota DPRD PPU wanita satu-satunya itu juga mengungkapkan pihaknya kembali menyampaikan, aspirasi kebutuhan pupuk subsidi petani PPU ke Kementerian Pertanian.

"Tahun ini kan 2100 ton (pengajuan awal), nah kami minta tambahan (usulan) 1000 ton lagi," ungkapknya.

Dirinya juga mendengar info dari para petani PPU dan pihak Kementerian Pertanian bahwa pupuk subsidi akan dihapus.

Baca juga: Kebun Anggrek di Tarakan Terbengkalai, Kadis Pangan dan Pertanian Sebut Keterbatasan Dana

Baca juga: Komitmen Agrosolution Genjot Produktivitas Pertanian di Kaltim, Isran Noor Minta Mudahkan Permodalan

Sementara informasi terkait penambahan pupuk subsidi hingga kini belum tersedia.

"yang untuk penghapusan subsidi itu belum jelas beritanya, tapi saya dengar dari petani, nah kalau untuk penambahan kami udah minta ke Provinsi Alhamdulillah provinsi mengakomodir, cuman gak tahu terealisasinya berapa penambahannya yang jelas ada Kabupaten yang memang kayaknya kurang penyerapan akan dialihkan ke PPU," pungkasnya. (*)

Berita tentang PPU

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved