Senin, 13 April 2026

Teror Mabes Polri

Aksi Serangan Bunuh Diri ZA di Mabes Polri Dinilai Amatir, Eks Teroris: ISIS Libatkan Kaum Wanita

Wanita terduga teroris yang melakukan penyerangan di Mabes Polri dinilai sebagai amatir. Zakiah Aini alias ZA (26) pun akhirnya tewas

Kolase TribunKaltim.co
Aksi Serangan Bunuh Diri ZA di Mabes Polri Dinilai Amatir, Eks Teroris: ISIS Libatkan Kaum Wanita 

TRIBUNKALTIM.CO - Wanita terduga teroris yang melakukan penyerangan di Mabes Polri dinilai sebagai amatir.

Zakiah Aini alias ZA (26) pun akhirnya tumbang dan tewas usai ditembak polisi.

Hal itu diungkapkan Deputi VII Badan Intelijen Negara ( BIN), Wawan Purwanto.

Dirinya mengamati cara terduga teroris Zakiah Aini menyerang Mabes Polri.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Mata Najwa di kanal YouTube Najwa Shihab, Rabu (31/3/2021).

Diketahui ZA menembakkan airsoft gun kepada petugas yang berjaga di pos polisi Mabes Polri, Rabu (31/3/2021), sekitar pukul 16.30 WIB.

Baca juga: NEWS VIDEO Minta Masyarakat agar Tenang dan Tetap Waspada, Jokowi: Tak Ada Tempat Bagi Terorisme

Baca juga: Suka Aksi Heroik, Anggota Polri Ini Bergabung dengan Kelompok Teroris, Kena Cuci Otak Tentang Jihad

Wanita berusia 26 tahun itu kemudian ditembak mati di tempat.

Wawan menganalisis gerak-gerik serangan ZA yang terekam dalam CCTV layaknya penembak amatir.

"Persoalannya bocah ini atau saya katakan masih adik satu ini tidak berlatih menembak dengan pola formasi tempur," kata Wawan Purwanto.

"Dia masih sama sekali tidak mengerti ilmu medan, ilmu perang, dan lain sebagainya," lanjut dia.

Ia menyebut hal itu dapat dilihatnya melalui rekaman CCTV yang menunjukkan detik-detik serangan ZA.

Wawan menduga bahkan pelaku sengaja tidak mencari perlindungan.

Baca juga: Kapolresta Samarinda Cek Kesiapan Personel, Pastikan Perayaan Paskah Bebas Ancaman Terorisme

Baca juga: Rocky Gerung Sorot Teroris Wanita Ditembak Mati di Mabes Polri, Singgung Opini Skenario Dipaksakan

"Iya, betul. (ZA) tidak merunduk di suatu lokasi yang aman, tidak melakukan tiarap, tidak melakukan di gorong-gorong, atau berdiri di balik suatu perlindungan yang cukup," papar Wawan.

"Jadi justru malah menurut saya membiarkan dirinya ditembak," komentar dia.

Wawan membenarkan ada kemungkinan ZA dengan sengaja tahu dirinya akan tewas atau dapat disebut aksi serangan bunuh diri.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved