Berita Kaltim Terkini
Kondisi Jalan Poros Samarinda-Bontang jadi Sorotan, Warga Sekitar Mengeluh
Jalan Poros Samarinda Bontang, tepatnya berada di Desa Tanah Datar, Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jalan Poros Samarinda Bontang, tepatnya berada di Desa Tanah Datar, Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, RT 04, kini menjadi perhatian dari berbagai kalangan, terkhusus bagi para pengendara.
Pasalnya, apabila anda ingin melewati jalanan tersebut, harus sedikit mengadu nyali.
Di sana jalanannya bisa dikatakan cukup membahayakan, pasalnya nampak terlihat adanya lubang-lubang.
Baca juga: Warga Kubar Keluhkan Angkutan Batubara dan Sawit Lewat Jalan Poros, Dinas PUPR Sebut Ranahnya BBPJN
Baca juga: Polres Bontang Bekuk 3 Pencuri di Jalan Poros Samarinda, Bobol Rumah dan Gondol Barang Dalam Mobil
Berdebu apabila tidak ada hujan, dan berlumpur apabila diterjang hujan walau hanya selama kurang lebih dua jam, bahkan bisa terjadinya banjir.
Berdasarkan pantauan Tribunkaltim.co, seperti halnya hari ini Sabtu (3/4/2021) sekira pukil 13.30 Wita, terlihat terjadinya kemacetan antrian sekitar 200 meter, dari arah lajur Samarinda menuju Bontang.
Baik itu, pengendara roda dua maupun pengendara roda 4 lebih, ditambah waktu akhir pekan ini tentu menambah kemacetan yang terjadi di jalanan tersebut.
Warga sekitar mengaku merasa miris atas jalanan tersebut, seperti halnya yang diungkapkan Bu Mega, Warga Tanah Datar, dirinya yang tinggal di sana sudah 6 tahun.
Baca juga: Jalan Poros Tanjung Selor Tanah Kuning Rusak, Dinas PU Bulungan Sebut Tonase Menjadi Penyebab
Ia mengaku kadang merasa kasian ketika melihat adanya orang yang kendaraannya mogok karena masuk ke dalam kubangan lumpur atau bajir yang diakibatkan karena hujan dengan intensitas tinggi.
"Kemarin ada mobil amblas di situ, dari malam baik bisa baru bisa siangnya, kesian dia pak," ungkapnya kepada Tribunkaltim.co, jari telunjuk tangannya sambil mengarahkan ke titik jalan rusak.
Kendati demikian dirinya meminta kepada intansi terkait terkhusus pemerintahan agar bisa membantu dalam perbaikan jalanan tersebut, guna arus lalu lintas normal kembali seperti sedia kala.
"Tolong orang atasan yang punya wewenang banyak orang yang terjatuh juga gara-gara jalanan seperti ini dan yang kadang banjir pula," ungkapnya.
Baca juga: Jalan Poros di 3 Kampung Kutai Barat Rusak Parah, Truk Sawit Diduga Jadi Biang Keroknya
Baca juga: NEWS VIDEO Warga Sungai Siring Swadaya Tutupi Lubang Jalan Poros Samarinda Bontang Dengan Batu
Bu Mega yang sehari-sehari bekerja menjaga warung miliknya, mengaku pendapatan pun berkurang jauh karena jalanan yang tidak seharusnya tersebut.
"Gak ada yang mampir beli. Coba pak lihat siapa coba yang mau mampir jalanan seperti ini," ujarnya.
"Orang-orang juga banyak ngeluh," pungkasnya.
Penulis Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tepatnya-berada-di-desa-tanah-datar.jpg)