Berita PPU Terkini
Naas, Pergi Memancing, Mahasiswa Asal Petung Tenggelam dan Meninggal Dunia
Yasir tewas tenggelam saat memancing bersama teman-temannya di RT. 04 Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam pada Minggu 4 April 2021
TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM - Peristiwa naas dialami oleh Yasit Fahmi (23) yang masih berstatus mahasiswa perguruan tinggi Kalimantan Timur, warga Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) saat memancing bersama teman-temannya.
Diketahui Yasir tewas tenggelam saat memancing bersama teman-temannya di RT. 04 Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam pada Minggu 4 April 2021 pukul 09.09 WITA.
Pemuda tersebut ditemukan oleh warga sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Baca juga: Anggota DPRD PPU Harap Pemerintah Perhatikan SDM Sambut IKN
Baca juga: Menteri LHK Siti Nurbaya Cek Persemaian Modern di Desa Mentawir PPU, Punya Lahan Seluas 120 Ha
Kapolres PPU AKBP Hendrik Hermawan melalu Kasat Reskrim Polres PPU Iptu Dian Kusnawan mengatakan, kejadian itu bermula saat tiga orang pemuda yang akan memancing di wilayah dermaga yang telah rusak atau terputus.
Ketiga pemuda itu akan memancing di lokasi ujung dermaga yang putus, sehingga mereka memutuskan untuk berenang menuju lokasi tersebut.
"Mereka awalnya mau mancing, di dermaga yang kondisinya sudah rusak dan mau nyebrang dengan berenang ke lokasi ujung, dan ternyata tga orang ini salah satunya korban," kata Dian, Minggu, (4/4/2021).
Baca juga: Pembangunan Rumah Jabatan Bupati PPU Molor, Kontraktor Bakal Kena Denda Keterlambatan
Dijelaskan lagi oleh Kasatreskrim, menurut keterangan saksi dari warga dan teman-teman korban, saat berenang Yasir mengalami kecapean saat berenang.
"Dari keterangan saksi, pas korban berenang itu mungkin kecapean, terus korban itu teriak karena lemass, nah teman satunya mau nolong sempat dipegang tapi karena ombak besar jadi terlepas, yang nolong juga akhirnya k bawa arus dia hanya berusaha agar tidak tenggelam," tambahnya.
kemudian warga setempat yang melihat kejadian tersebut melempar sebuah ban yang diikat tali untuk pemuda tersebut, akhirnya teman yang menolong tersebut yang dapat memegang ban tersebut dan ditarik ke pinggir pantai.
Baca juga: Ketua LAP PPU Kutuk Aksi Teror dan Berharap Kejadian Tersebut Tidak Terulang Lagi
"Yang nolong korban itu bisa memegang ban yang di lempar warga, dan diseret ke pinggir pantai, sedangkan korban tidak bisa diselamatkan," pungkasnya.
Saat ini korban telah dibawa dirumah duka, dan telah dilakukan pemakama oleh keluarga korban. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/evakuasi-korban-tenggelam-tewas-di-tanjung-tengah-penajam-paser-utara.jpg)