Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Hasil Survei SMRC 59 Persen Dukung Pemerintah Bubarkan FPI, 70 Persen Setuju HTI Dilarang

Survei tersebut dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Dalam hasil tersebut lebih dari 50 persen setuju FPI dibubarkan.

Editor: Januar Alamijaya
TRIBUNJAKARTA.COM/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana Markas FPI di dekat rumah Muhammad Rizieq Shihab (HRS) di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020) pukul 15.58 WIB, hasil survei SMRC 50 setuju FPI dibubarkan 

TRIBUNKALTIM.CO - Hasil survei sikap publik terhadap pembubaran Front Pembela Islam (FPI) dan pelarangan Hizbut Thahir Indonesia (HTI) dirilis.

Survei tersebut dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Dalam hasil tersebut lebih dari 50 persen setuju FPI dibubarkan.

Hasil hampir serupa juga didapat ketika ditanya pendapat masyarakat soal pelarangan HTI.    

Melansir Tribunnews.com Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei sikap publik nasional terhadap Hizbut Thahir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI).

Berdasarkan hasil survei, Manajer Program SMRC Saidiman Ahmad mengatakan 32 persen warga mengetahui perihal HTI.

Namun, dari jumlah itu, hanya 76 persen atau 24 persen dari populasi yang tahu bahwa HTI dilarang.

"Dari yang tahu, 76 persen (24 persen populasi) tahu HTI telah dilarang," ujar Saidiman, dalam webinar 'Survei Opini Publik Nasional SMRC : Sikap Publik Nasional terhadap FPI dan HTI', Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Novel Tak Tinggal Diam, Terduga Teroris Dikaitakan dengan FPI, Bocorkan Kerja Komunis Pecah Belah

Baca juga: Polisi Tembak Mati Terduga Teroris, Eks Jubir FPI Munarman: Terlalu Murah Nyawa Manusia di Indonesia

Saidiman memaparkan dari 24 persen populasi yang mengetahui bahwa HTI telah dilarang terdapat 79 persen yang setuju dengan pelarangan tersebut.

"Dari 24 persen yang tahu pelarangan tersebut, 79 persen (19 persen dari populasi) setuju dengan pelarangan HTI, dan 13 persen (3 persen dari populasi) tidak setuju," ungkapnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved