Virus Corona di Kaltara
Belum Semua Guru Divaksin, Jubir Satgas Covid-19 Kaltara Sebut Pengiriman Vaksin Jadi Kendala
Pembelajaran Tatap Muka atau PTM, mulai diberlakukan di beberapa daerah di Kaltara seperti di Malinau, Nunukan, dan Bulungan.
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR -Pembelajaran Tatap Muka atau PTM, mulai diberlakukan di beberapa daerah di Kaltara seperti di Malinau, Nunukan, dan Bulungan.
Dalam pelaksanaannya, beberapa daerah mendorong vaksinasi bagi tenaga guru yang akan melaksanakan tatap muka, seperti halnya di Kabupaten Bulungan.
Namun, proses vaksinasi bagi tenaga guru belum sepenuhnya dapat dilakukan.
Seperti yang terjadi di Nunukan dan Bulungan.
Baca Juga: BURUAN, Vaksinasi Massal di GOR Sempaja Sampai Tanggal 10 April, Bisa Secara Drive Thru
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Massal di GOR Sempaja Samarinda, Wagub Hadi Mulyadi Berpesan Gaya Hidup Sehat
Di Kabupaten Bulungan, baru 150 tenaga guru yang telah menjalani vaksinasi, dari 500 yang masuk dalam daftar penerima.
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy mengatakan, belum sepenuhnya tenaga guru yang akan melaksanakan PTM divaksin, karena pengiriman vaksin masih dilakukan secara bertahap.
Selain itu, masih banyak tenaga pelayan publik lain yang masuk dalam prioritas vaksinasi tahap kedua.
Baca Juga: Tinjau Vaksinasi di PPU, Mendikbud Nadiem Makarim Salut Guru Sudah Divaksin Covid-19
Baca Juga: Dinkes Beber Vaksin untuk Guru di Nunukan Hanya 1.120 Dosis, Aris Suyono: Pakai Skala Prioritas
"Karena vaksinnya dikirim bertahap, sedangkan sasaran layanan publik lain juga merupakan prioritas," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy, saat dihubungi via pesan singkat, Rabu (7/4/2021).
Agust menambahkan, padatnya jadwal tenaga kesehatan, yang menjadi vaksinator, juga menjadi kendala tenaga guru belum divaksin.
"Di samping itu dengan padatnya jadwal nakes yang melayani vaksinasi, maka harus bertahap juga vaksinasinya," katanya.
Baca Juga: NEWS VIDEO Tinjau Vaksinasi Covid-19, Nadiem Makarim Apresiasi Guru Jadi Prioritas di Balikpapan