Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Bank Indonesia Nilai Akselerasi Digital Penyaluran Bansos, Dianggap Lebih Aman

Bank Indonesia (BI) mendukung pemerintah dalam mengakselerasi digitalisasi penyaluran Bantuan Sosial (bansos), atau dikenal sebagai G2P

Penulis: Heriani AM | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Gubernur BI Perry Warjiyo. (Tangkapan layar).TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bank Indonesia (BI) mendukung pemerintah dalam mengakselerasi digitalisasi penyaluran Bantuan Sosial (bansos), atau dikenal sebagai G2P (Government to Person) 4.0.

Akselerasi tersebut dilakukan melalui lima langkah penguatan aspek pada sistem pembayaran yang mengedepankan prinsip cepat, mudah, murah, aman, dan andal.

Hal tersebut diungkap Gubernur BI, Perry Warjiyo.

Baca Juga: Bank Indonesia Siapkan Teknologi Cegah Cyber Fraud

Baca Juga: E-Commerce Naik 33 Persen Tahun Ini, Begini Penjelasan Gubernur Bank Indonesia

Pertama, penguatan infrastruktur sistem pembayaran untuk mendukung transaksi penyaluran bansos.

Kedua, interkoneksi layanan pembayaran baik di kanal pembayaran digital maupun di agen/merchant.

"Ketiga, keamanan, artinya akses dana dilindungi oleh dua faktor otentikasi, yaitu user dan kata kunci," jelas Perry dalam rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021, Kamis (8/4/2021).

Kata kunci atau password ini dapat berupa kombinasi angka atau penggunaan biometric seperti sidik jari dan wajah.

Baca Juga: Bank Indonesia Akan Luncurkan Fast Payment Segmen Pembayaran Ritel

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved