Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Bank Indonesia Kaltim Dukung Realisasi 100 Eksportir UMKM Baru

Bank Indonesia Kalimantan Timur mendukung program Pemerintah Daerah (Pemda) untuk merealisasikan 100 eksportir baru UMKM

Penulis: Heriani AM | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Rangkaian kegiatan showcase offline Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 seri 1 dan Akademi Ekspor Kaltim (AEK).TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bank Indonesia Kalimantan Timur mendukung program Pemerintah Daerah (Pemda) untuk merealisasikan 100 eksportir baru usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal ini sekaligus mampu mendorong percepatan pemulihan ekonomi Nasional dan Kalimantan Timur.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur, Tutuk SH Cahyono menyebut kegiatan showcase offline Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 seri 1 dan Akademi Ekspor Kaltim (AEK) di Hotel Mercure Kota Samarinda pada tanggal 16-18 Maret 2021 lalu, merupakan sinergi.

Baca juga: Bank Indonesia Balikpapan Sebut Vaksinasi Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

Baca juga: Disahkan, Bank Indonesia Terbitkan Pelonggaran Kredit dan Pembiayaan Properti dan Uang Muka

Antara KPw BI Provinsi Kalimantan Timur, pemerintah daerah, Dekranasda dan Pendidikan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI).

Menurut Tutuk, kegiatan tersebut untuk mendorong daya saing dan membuka pasar global bagi UMKM.

"Sehingga turut memperbaiki ekonomi dan menekan defisit neraca berjalan," jelas Tutuk, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Bank Indonesia Sebut Inflasi di Kota Balikpapan Cukup Melandai Sepanjang 2020

Baca juga: Aturan Baru Bank Indonesia, Beli Mobil & Motor Tanpa Uang Muka Alias DP 0 Persen, Harga Juga Turun

Showcase KKI 2021 seri 1 menghadirkan 15 UMKM dari berbagai kota dan kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur yang terdiri dari tiga usaha kuliner, tiga usaha kerajinan, dan sembilan usaha fashion atu kain.

Tercatat penjualan UMKM peserta KKI selama acara showcase baik secara offline maupun online sejak acara KKI dibuka secara nasional pada 3 Maret 2021 telah mencapai lebih dari Rp180 juta.

Showcase offline dihadiri oleh 257 pengunjung dan tamu undangan. Untuk mengurangi kontak fisik dan risiko penyebaran Covid-19, dalam transaksi pembayaran Bank Indonesia telah menyediakan QRIS (Quick Response Indonesian Standard) di setiap booth peserta pameran.

"Selama acara berlangsung, baik peserta KKI maupun peserta AEK 2021 mendapatkan fasilitasi foto produk dan pembuatan QRIS," tukas Tutuk.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved