Berita Bontang Terkini
Pembangunan Gedung Uji Kir Belum Direstui, Dishub Bontang Minta Pindah Lokasi
Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang mengkalkulasi pembangunan Gedung Uji Kir akan menghabiskan Rp 26 miliar.
Penulis: Ismail Usman |
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG- Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang mengkalkulasi pembangunan Gedung Uji Kir akan menghabiskan Rp 26 miliar.
Rinciannya, Rp 21,5 miliar bakal digunakan hanya untuk keperluan gedung, sementara untuk fasilitas alat uji diperlukan sekitar Rp 4,7 miliar.
"Segitu anggarannya. Ini hasil revisi. Terakhir di tahun 2020," ucap Kepala Dishub Bontang, Kamilan, Kamis (15/4/2021).
Perhitungan Dishub sudah cukup matang.
Baca juga: Ajang MTQ se-Kaltim Digelar Juni 2021, Pemkot Bontang Batasi Jumlah Peserta 80 Orang Tiap Daerah
Baca juga: Pedagang Sate Terlibat KDRT Dibekuk Polres Bontang, Pelaku Diduga Konsumsi Narkoba
Segala keperluan sudah masuk dalam daftar, mulai dari studi fisik, dokumen andalalin, gambar, hingga Detail Engineering Design (DED).
Pemerintah pun sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan, lokasinya di Bontang Lestari luasnya mencapai 1,5 hektare.
Namun Dishub berdalih, kondisi lahan di sana sangat curam sehingga akan memakan biaya yang cukup besar.
Kamilan mengatakan, kalau tahun 2022 Gedung Kir dibangun di Bontang Lestari, bisanya hanya sampai penimbunan saja karena itu memakan waktu.
Sehingga ia secara tegas menolak lokasi di sana.
Ada lokasi alternatif yang dilirik Dishub berada di Lok Tuan Bontang Utara.
Lahan ini digadang-gadang paling cocok.
Selain siap bangun, tempat pun tak jauh.
“Kami juga melakukan dua studi, Lok Tuan dan Bontang Lestari. Di Bontang lestari itu jurang, biayanya mahal. Maka yang layak itu di Lok Tuan (samping PDAM) kami sudah siapkan dokumennya,” bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rapat-kerja-komisi-iii-dprd-bontang-bersama-dishub-dan-baplitbang-membahas-rencana.jpg)