Ramadhan 2021
Akses RCTI+, Live Streaming Salat Tarawih & Tadarus Al Quran di Masjidil Haram Mekah Ramadhan 1442 H
Salat Tarawih dan Tadarus dari Masjidil Haram pada bulan Ramadhan 1442 Hijriah ini dapat disaksikan melalui live streaming RCTI Plus (RCTI+)
TRIBUNKALTIM.CO - Berikut ini siaran langsung Salat Tarawih dan Tadarus dari Masjidil Haram, Mekah.
Salat Tarawih dan Tadarus dari Masjidil Haram pada bulan Ramadhan 1442 Hijriah ini dapat disaksikan melalui live streaming RCTI Plus (RCTI+).
Link Live Streaming tersedia diakhir artikel ini, gratis untuk Anda.
Salat Tarawih merupakan ibadah sunnah namun diutamakan untuk dilakukan selama Ramadan.
Biasanya ibadah ini dilaksanakan di dalam masjid secara berjamaah.
Namun adanya wabah Covid-19, mau tidak mau Salat harus dilakukan sesui dengan protokol kesehatan yang ketat.
Baca juga: Lengkap Jadwal Imsak 17 April 2021 dan Buka Puasa Ramadhan 2021 Jakarta, Medan, Surabaya, Tangerang
Baca juga: Inilah Jadwal Azan Magrib dan Buka Puasa Ramadhan 2021 Surabaya, Jakarta, Bandung Hari Ini 16 April
Bila berjamaah pun bisa dilakukan dengan keluarga sendiri.
Bagitu pula yang dilakukan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Namun, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan untuk mempersingkat Salat Tarawih di Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah menjadi 10 rakaat selama Ramadhan.
Pernyataan itu disampaikan Raja Salman pada Minggu (11/4/2021) sebagaimana diwartakan kantor berita negara Saudi Press Agency (SPA).
Kepala Presidensi Urusan Dua Masjid Suci Syekh Abdul Rahman Al Sudais sepakat jika Salat Tarawih akan dipersingkat menjadi 10 rakaat, bukan 20 rakaat.
Dia mengatakan, pemangkasan jumlah rakaat dalam Salat Tarawih tersebut sesuai dengan tindakan pencegahan dan protokol kesehatan terkait Covid-19 sebagaimana dilansir Gulf News.
Baca juga: Jaga Fisik dan Konsentrasi Berkendara Sepeda Motor Saat Puasa Ramadhan
Baca juga: Safari Ramadhan 2021, Direksi PLN Resmikan 20 Listrik Desa dan Salurkan Bantuan
Presidensi Urusan Dua Masjid Suci dan instansi terkait lainnya juga akan mempersiapkan protokol pencegahan untuk melayani jemaah haji dan memastikan keamanannya.
Syekh Al Sudais menggarisbawahi keinginan pemimpin Arab Saudi untuk terus memfasilitasi pelaksanaan ibadah di Dua Masjid Suci sambil tetap menjaga protokol kesehatan.
“Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman terus menindaklanjuti segala sesuatu yang akan memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah,” kata Syekh Al Sudais, dilansir dari Kompas.com.