Breaking News:

Virus Corona di PPU

Kadinkes PPU Sebut Peningkatan Positif Covid-19 Karena Pemeriksaan Bisa Pakai Rapid Test Antigen

Peningkatan kasus Covid-19 di PPU disinyalir karena rapid test antigen sudah dapat digunakan sebagai diagnosis kasus Covid-19.

TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Kepala Dinas Kesehatan PPU sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-15, dr Jansje Grace Makisurat.TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kepala Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-15, dr Jansje Grace Makisurat menyebutkan, peningkatan kasus Covid-19 disinyalir karena rapid test antigen sudah dapat digunakan sebagai diagnosis kasus Covid-19.

"Masih zona merah, ini ada peningkatan kasus positif Covid-19. Sebenarnya peningkatannya itu kalau saya mensinyalir karena rapid test antigen sudah bisa mengdasgnosis," kata dr Jansje Grace Makisurat, Rabu (21/4/2021).

dr Jansje Grace Makisurat menyebut, pihaknya telah menyuplai persediaan alat rapid test antigen ke empat kecamatan yang ada di kabupaten PPU untuk digunakan sebagai alat pendeteksi kasus Covid-19.

Baca Juga: GeNose Jadi Opsi Tes Covid-19 bagi Penumpang di Bandara SAMS Sepinggan, Balita Tak Diwajibkan

Baca Juga: Siapkan 5 Alat Deteksi Covid-19, Bandara SAMS Sepinggan Uji Coba GeNose kepada Penumpang Pesawat

"Artinya tidak perlu tunggu swab, rapid antigen itu sudah masuk allrecord, sudah dinyatakan positif covid-19.

Makanya kecenderungan positif covid-19 pasti meningkat, karena kan diagnosis cukup di puskesmas sudah bisa," ujarnya.

Baca Juga: Sepekan Penerapan GeNose di Bandara APT Pranoto, Sehari 100 Tes, Belum Ada Temuan Positif Covid-19

Baca Juga: Sekolah di Kutim Siap Pembelajaran Tatap Muka, Menunggu Vaksinasi Covid-19 Bagi Guru Tuntas

Sehingga kasus suspek tidak perlu lagi dibawa ke RSUD Ryu Aji Putri Botung Penajam untuk mengambil test swab dan tak perlu menunggu waktu yang cukup la

"Sekarang di puskesmas, setiap ada suspek kecurigaan langsung dilakukan rapid antigen kalau ada hasil tanpa gejala, melalui PKK mikro bisa isolasi mandiri yang sudah disiapkan oleh desa/kelurahan atau dirumah yang diyakini dia bisa melakukan isolasi mandiri," pungkasnya. (*)

Berita tentang Virus Corona

Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved