Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

DLH Kaltara Sebut Kasus Pencemaran Sungai Malinau Selesai

Dinas Lingkungan Hidup Kaltara menyampaikan kasus pencemaran sungai akibat jebolnya tanggul limbah penampungan, milik PT KPUC telah selesai.

TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI
Plt Kepala Dinas Linkungan Hidup Kaltara, Obed Daniel.TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR -Dinas Lingkungan Hidup Kaltara menyampaikan kasus pencemaran sungai akibat jebolnya tanggul limbah penampungan, milik PT KPUC telah selesai.

Menurut Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltara, Obed Daniel, dengan adanya sanksi administrasi dan paksaan dari Pemkab Malinau, serta dengan dijalankannya seluruh sanksi tersebut oleh pihak perusahaan, maka kelanjutan pencemaran sungai telah selesai.

Hal tersebut ia ungkapkan saat ditemui di Kantor DLH Kaltara, Rabu (28/4/2021).

"Itu sudah selesai dan sudah dikenakan sanksi administrasi oleh Pemkab, dan itu sudah dilakukan oleh PT KPUC, jadi dari kami ya sudah selesai," ujar Plt Kepala DLH Kaltara, Obed Daniel.

Baca Juga: Loka POM Tarakan dan Ditreskoba Polda Kaltara Amankan 39,935 Pil Double L, Terbesar se-Indonesia

Baca Juga: Membanggakan! Mad Gani, Pria Asal Kaltara Berhasil Menjadi Imam Masjid di Uni Emirat Arab

Obed mengatakan, pencemaran yang dilakukan oleh PT KPUC kali ini ialah yang terbesar, dengan sanksi yang diberikan juga terberat.

"Memang itu pencemaran dari kasatmata sudah terlihat, sifatnya pencemaran yang terlokalisir itu masih bisa dimonitor, tapi ini sudah terlepas dan larut ke aliran sungai. Ini memang yang terbesar, dan dari sanksi ini yang terberat," katanya.

Pihaknya mengaku saat ini kondisi ekosistem di wilayah terdampak, sudah kembali normal.

Baca Juga: Ketua DPRD Kaltara Sebut Perusahaan Intracawood Harus Penuhi Tuntutan Buruh

Halaman
12
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved