Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Harga Cabai Rawit Melejit Rp 120 Ribu/Kg, Bupati Malinau Sidak ke Pasar Induk

Jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, pemerintah daerah memantau harga bahan pokok di Pasar Induk Malinau.

TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Bupati dan Wakil Bupati Malinau inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Induk Malinau, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (29/4/2021). TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU- Jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, pemerintah daerah memantau harga bahan pokok di Pasar Induk Malinau.

Pagi tadi, Bupati dan Wakil Bupati Malinau inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Induk di Kecamatan Malinau Kota.

Memantau stabilitas bahan pokok, terutama harga cabai rawit yang akhir-akhir ini melambung tinggi.

Bupati Malinau, Wempi W Mawa memaparkan saat inspeksi, harga cabai rawit mulai turun ke angka Rp 100 -120 ribu per kilogram.

"Biasanya menjelang lebaran, harga bahan pokok khususnya cabai rawit naik drastis. Katanya kemarin sempat naik sampai Rp 150 ribu sekilo," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Harga Sembako di Kutai Barat Cenderung Stabil, Harga Cabai Masih Tinggi Capai Rp 100 Ribu/Kg

Pedagang yang ditemui dalam inspeksi tersebut menuturkan sebab kenaikan harga cabai rawit dikarenakan pasokan menipis selama Ramadhan 2021.

Selain karena komoditas pertanian tersebut jumlahnya terbatas dari petani lokal, pasokan cabai rawit dari luar daerah juga terhambat.

"Hasil pembicaraan dengan pedagang dan sekaligus beberapa petani tadi, stok cabai rawit akhir-akhir ini memang terbatas. Tapi harganya sudah mulai turun," katanya.

Diberitakan sebelumnya, harga cabai rawit di pasaran melejit selama Ramadan 2021.

Halaman
12
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved