Breaking News:

Berita Kutim Terkini

THR Wajib Dibayar Perusahaan, Wabup Kutim Kasmidi Bulang Ingatkan tak Boleh Dicicil

Beberapa waktu lalu terbit surat edaran Menteri Ketenagakerjaan tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya.

TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, ingatkan perusahaan untuk membayarkan THR tepat waktu dan tidak dengan cara mencicil. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Beberapa waktu lalu terbit surat edaran Menteri Ketenagakerjaan tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan.

Dalam edaran tersebut tercantum kewajiban perusahaan untuk membayarkan THR kepada pekerja atau buruh maksimal H-7 sebelum hari raya keagamaan.

Berdasarkan edaran tersebut, Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang mendorong perusahaan yang berada di daerahnya untuk segera menunaikan kewajiban tersebut.

"Karena ini bagian dari kewajiban yang harus diselesaikan perusahaan. Jangan sampai THRnya nanti terbayarkan setelah lebaran," ujarnya, Jumat (30/4/2021).

Baca Juga: NEWS VIDEO THR PNS 2021 Tidak Dibayar Penuh, Ini Penjelasan Pemerintah

Menurut Kasmidi, THR sangat dibutuhkan oleh pekerja terutama saudara muslim yang merayakan yang tentunya sangat memerlukan tunjangan.

Oleh karenanya, perusahaat dituntut untuk membayarkan THR Keagamaan kepada pekerja maksimal 7 hari sebelum hari perayaan.

"Kita minta kepada semua perusahaan yang bergerak di Kutim terkait THR bagi karyawannya tolong segera diselesaikan," ucapnya pada tribunkaltim.co.

Perusahaan juga tidak diperbolehkan membayar tunjangan melewati ketentuan hari yang telah diberikan ataupun membayar dengan cara mencicil.

Baca Juga: THR PNS Sudah Cair, Cek Kabar Gembira THR Idul Fitri Pegawai Honor, Bagaimana THR Karyawan Swasta?

Halaman
1234
Penulis: Syifaul Mirfaqo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved